MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pengusulan Gelar untuk Buktikan Ratu Kalinyamat Bukan Mitos

0 288

MURIANEWS.com, Jepara – Ratu Kalinyamat kini tengah diupayakan untuk diusulkan kembali untuk mendapat gelar pahlawan nasional. Pengusulan ini dilakukan untuk menepis anggapan bahwa Ratu Kalinyamat hanya sekadar mitos.

Yayasan Dharma Bhakti Lestari yang memelopori pengusulan ini membentuk tim peneliti dan penulis naskah akademik untuk membuktikan bahwa Ratu Kalinyamat benar-benar pernah eksis sebagai pengusaha perempuan dari Jepara.

Pimpinan Yayasan Dharma Bhakti Lestari, Lestari Moerdijat mengatakan, catatan sejarah yang ditulis oleh bangsa Portugis menunjukkan bahwa keberadaan Ratu Kalinyamat yang ditulis sebagai “Rainha de Jepara” (Ratu Jepara) bukanlah mitos dan bukan milik komunitas tertentu.

”Kehadiran Ratu Kalinyamat juga bukan milik komunitas Jepara saja. Ratu Komunitas merupakan sosok perempuan yang inklusif dan kosmopolitan,” katanya dalam siaran pers yang diterima MURIANEWS.com, Jumat (12/4/2019).

Sebagai perempuan yang inklusif, menurut Lestari Moerdijat, Ratu Kalinyamat menempatkan dirinya ke dalam cara pandang orang lain atau  kelompok lain dalam melihat dunia. Dengan kata lain, Ratu Kalinyamat berusaha menggunakan sudut pandang orang lain atau kelompok lain dalam memahami masalah.

”Hal inilah yang mendasari Ratu Kalinyamat membantu Sultan Johor dan Sultan Aceh menjaga kedaulatan lalu lintas perdagangan Nusantara dan antarpulau,” ujarnya.

Ratu Kalinyamat juga disebutnya memiliki semangat kosmopolitan yang identik dengan keterbukaan, merangkul semua golongan, kepentingan dan wacana setiap zaman. Kemampuannya dibuktikan dengan membangun armada maritim yang tidak hanya berasal dari masyarakat Jepara.

Baca juga: 

Armada maritimnya disebut terdiri dari masyarakat Demak, Cirebon, dan Banten yang berasal dari berbagai golongan. Kepentingan untuk memiliki jalur pelayaran dan perdagangan yang aman dan berdaulat menjadi cita-cita bersama antara Ratu Kalinyamat dengan Sultan Aceh dan Johor.

Lestari Moerdijat menilai bahwa kepahlawanan Ratu Kalinyamat dapat diangkat secara nasional demi kepentingan bangsa Indonesia yang juga inklusif dan kosmopolitan.

Hanya orang-orang tertentu saja yang mampu dan dapat menjadi wacana setiap masyarakat Indonesia salah satunya adalah Ratu Kalinyamat. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya,” kata dia.

Politisi Partai Nasdem ini menilai, kepahlawanan Ratu Kalinyamat dapat menjadikan masyarakat terlibat dalam pembangunan Indonesia secara aktif, kreatif dan holistik.

“Justru yang paling penting dari kepahlawanan Ratu Kalinyamat adalah dapat menjadi figur yang seharusnya menjadi role model (panutan) untuk membantu masyarakat. Terutama generasi muda khususnya perempuan mengeksplorasi identitas dirinya, sehingga kalangan muda ini dapat mengembangkan personal value yang positif,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.