Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Prie GS: Akal Sehat Harus Dikedepankan di Tengah Sebaran Hoaks

MURIANEWS.com, Jepara – Polres Jepara menggelar Focus Grub Discusion (FGD) dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Jepara, Kamis (11/4/2019). Kegiatan tersebut digelar di Aula Polres Jepara di Lantai III Gedung Mapolres Jepara. Sekitar 150-an orang hadir dalam kegiatan itu.

Kapolres Jepara, AKBP Arif Budiman menyatakan, kegiatan ini mengambil tema “Pilihan Pasti Beda, Tapi Kerukunan, Persatuan dan Kesatuan dalam Bingkai ke-Bhinekaan Tetap yang Utama’. Tema ini sengaja dikedepankan untuk menjaga kesadaran mengenai pentingnya kerukunan, menjelang Pemilu 2019 dilaksanakan.

Menjelang Pemilu 2019, menurut AKBP Arif Budiman, hoaks bertebaran di tengah masyarakat. Semuanya menimbulkan sebuah ancaman mengenai perpecahan dan hancurnya kerukunan.

Jika masyarakat mudah terhasut, maka ancaman terhadap kerukunan bangsa itu akan semakin berwujud.

“Hoaks selalu memanipulasi segala fakta sesuai dengan kepentingan dan motifnya. Semua kembali pada kesadaran dan kemampuan kita untuk meresponnya. Di sinilah pentingnya dilakukan upaya untuk selalu menempatkan kerukunan dan persatuan di tempat utama dalam masyarakat,” ujar AKBP Arif Budiman, Kamis (11/4/2019).

Pada acara FGD tersebut juga dihadirkan budayawan kondang asal Semarang, Prie GS. Usai kegiatan diskusi, Prie GS memberikan tausiah budaya-nya dengan gaya khasnya yang ‘celelekan’. Tokoh asal Kaliwungu ini meyakinkan pentingnya kerukunan dalam sebuah kehidupan.

Kerukunan disebutnya sebagai harta karun yang paling berharga dalam kehidupan. Dengan gaya yang kocak, Prie GS memberikan contoh-contoh kongkrit mengenai hal ini dengan menggunakan situasi dalam keluarganya sendiri. Sajian tausiahnya yang kocak, membuat semua yang hadir terbahak-bahak.

“Kegembiraan diri sendiri kadang-kadang juga tidak bisa kita ekspresikan dalam display yang berlebihan. Karena pada saat bersamaan ada pihak lain yang mungkin tidak siap melihatnya. Dalam Pemilu 2019 kurang lebih seperti itu. Semua harus bisa menjaga dan menjadikan kerukunan yang paling utama,” ujar Prie GS.

Dalam Pemilu 2019, Prie GS menyarankan agar masyarakat tidak usah terbawa-bawa dalam suasana panas yang seperti sengaja diciptakan saat ini. Akal sehat harus dikedepankan dalam menghadapi berbagai isu yang ada. Kerukunan harus diyakini menjadi yang paling utama untuk diperjuangkan.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...