MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Rp 7,8 Triliun Dana Desa Dikucurkan di Jateng, Tiap Desa Sudah Capai Rp 1 M

0 169

MURIANEWS.com, Semarang – Anggaran Dana Desa yang dikucurkan pemerintah pusat melalui APBN 2019 ke desa-desa di Jateng mengalami peningkatan drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2019 ini anggaran Dana Desa yang dikucurkan ke provinsi ini mencapai Rp 7,8 triliun.

Jumlah ini mengalami kenaikan 17,10 % dibandingkan tahun lalu yang hanya sebesar Rp 6,7 triliun. Dana sebesar itu menurut Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jateng Sulaimansyah, dibagi ke 7.809 desa yang ada di Jateng.

“Ribuan desa ini berada pada 527 kecamatan di 29 kabupaten di Jateng. Hanya 29 kabupaten, karena untuk kelurahan di pemerintah kota (pemkot) tidak mendapat Dana Desa tapi dana kelurahan,” katanya dalam Quarterly Report Triwulan I 2019 di Gedung Keuangan Negara I Semarang, Rabu (10/4/2019).

Menurut dia, dengan peningkatan jumlah anggaran tersebut, maka dana yang diterima tiap desa pun mengalami peningkatan. Bahkan saat ini rata-rata tiap desa sudah mencapai Rp 1 miliar.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya kan rata-rata belum Rp 1 milar, masih di angka Rp 800 jutaan,” ujarnya.

Ia pun menyebut, selama lima tahun terakhir peningkatan Dana Desa yang ditransfer ke Provinsi Jateng mengalami peningkatan mencapai 350 persen.

Rinciannya, pada tahun 2015 Dana Desa yang dikucurkan sebesar Rp 2,2 triliun dengan rata-rata tiap desa mendapat Rp 285 juta. Jumlah itu meningkat pada tahun 2016 sebesar Rp 5 triliun dengan rata-rata per desa mendapat Rp Rp 640 juta.

Pada tahun 2017, Dana Desa yang dikucurkan di Jateng kembali mengalami peningkatan mencapai Rp 6,3 triliun, dengan rata-rata tiap desa Rp 817,5 juta. Meningkat lagi pada tahun 2018 menjadi Rp 6,7 triliun dengan rata-rata per desa mencapai Rp 862,4 juta.

Kemudian pada tahun 2019 ini, jumlahnya naik drastis menjadi Rp 7,8 trilun, sehingga tiap desa rata-rata bisa menerima Rp 1 miliar.

“Hingga Maret 2019 sudah Rp 1,3 triliun yang sudah ditransfer ke rekening daerah, untuk kemudian ditransfer ke rekening desa. Ada beberapa kabupaten yang belum, tapi informasi terbaru tinggal 2 kabupaten yang belum,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.