Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Elevasi Mendekati Titik Maksimal, Warga di Sepanjang Aliran Sungai Lusi Grobogan Siaga Banjir

MURIANEWS.com, Grobogan – Ketinggian atau elevasi air Sungai Lusi Grobogan saat ini hampir mendekati titik maksimal, yakni berada di angka 9,30 meter. Akibatnya, warga di sepanjang bantaran sungai diminta untuk siaga banjir. Apalagi, elevasi air diperkirakan akan terus bertambah seiring tingginya intensitas hujan di daerah hulu.

“Sejak tadi malam, ketinggian air atau elevasi sungai Lusi terus mengalami kenaikan. Pagi ini, elevasinya sekitar 9.30 meter atau mendekati titik maksimal. Untuk itu kami minta masyarakat di sepanjang aliran sungai supaya waspada,” ungkap Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih, Selasa (9/4/2019).

Meski meminta waspada, masyarakat diminta tidak perlu panik. Pihak BPBD dan instansi terkait lainnya terus melakukan monitoring dan sudah menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan antisipasi.

Menurut Endang, naiknya elevasi sungai, khususnya Sungai Lusi itu memang sudah diantisipasi jauh hari sebelumnya. Semua petugas penanganan bencana sudah diminta siaga serta memonitor elevasi sungai secara rutin. Selain itu, anggota juga sudah menyiapkan peralatan penanganan banjir jika sewaktu-waktu diperlukan.

Petugas BNPB mulai memusatkan perhatian di pemukiman yang berada dekat dengan aliran Sungai Lusi setelah elevasi air terus meninggi. (MURIANEWS.com/Dani Agus)

Dijelaskan, dari pengalaman banjir sebelumnya memang bisa dipantau dari tingginya elevasi Sungai Lusi. Jika elevasi sungai ini tinggi maka aliran air dari sungai lainnya maupun anakan sungai yang bermuara ke Sungai Lusi akan tertahan. Akhirnya, air sungai yang tidak bisa masuk ke Sungai Lusi ini akan meluap ke perkampungan penduduk yang letaknya lebih rendah dari tanggul.

Sementara itu, dari pantauan dilapangan, kondisi Sungai Lusi di utara kota Purwodadi sudah mulai penuh airnya. Kondisi elevasi atau ketinggian air sudah hampir sejajar dengan tanggul sungai.

Naiknya elevasi tersebut sudah menggenangi jalan dan mendekati areal permukiman. Antara lain, di Desa Jono, dan Mayahan (Kecamatan Tawangharjo), Getasrejo dan Rejosari (Kecamatan Grobogan). Kemudian, diwilayah Kecamatan Purwodadi ancaman banjir sudah terlihat di Desa Karanganyar serta sebagian wilayah kota. Seperti kampung Jetis, Jajar dan Kemasan. Meski demikian, air belum sempat masuk ke rumah penduduk.

“Sampai siang ini, belum ada laporan rumah yang kemasukan air. Sementara, luapan sungai baru menggenani sawah, pekarangan dan jalan,” imbuh Endang.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...