MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

LSM di Pati Desak Bawaslu Usut Tuntas Dugaan Politik Uang Caleg PKS

0 316

MURIANEWS.com, Pati – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Gerakan Jalan Lurus (GJL) meminta agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pati segera menindaklanjuti dugaan kasus politik uang yang dilakukan oleh salah satu calon legislatif (caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketua GJL Pati Sumadi mengatakan, dengan adanya pelanggaran pemilu seperti halnya politik uang,  dapat membuat demokratisasi berjalan tidak maksimal. Apalagi,  politik uang adalah sebuah pelanggaran yang tidak boleh dilakukan.

“Seperti kasus politik uang yang dilakukan oleh salah satu caleg di Desa Payang,  tentunya itu sangat tidak benar. Biar bagaimanapun,  politik uang itu sangat menciderai demokrasi,” katanya, Senin (8/4/2019).

Dirinya juga meminta kepada Bawaslu untuk segera menindak lanjuti kasus politik uang tersebut. Agar kasus ini bisa menjadi shock teraphy bagi caleg lain, agar tak melakukan kesalahan yang sama.

“Kami sangat mendukung langkah bawaslu agar secepatnya menyelesaikan masalah politik uang di Pati dan kasus pelanggaran pemilu lainnya,” imbuh Sumadi.

Sementara itu,  Ketua Bawaslu Pati Ahmadi mengaku akan segera merapatkan barisan untuk membahas dugaan kasus politik uang tersebut. Laporannya sendiri diakui sudah masuk ke Bawaslu.

“Laporan sudah masuk, secepatnya kami akan melakukan tindakan untuk melakukan rapat sentragakumdu. Karena pada saat laporan awal,  bukti formilnya belum cukup” katanya.

Baca: Caleg PKS di Pati Diduga Sebar Uang dan Menyumpah Warga untuk Nyoblos

Saat ini, lanjut Ahmadi, bukti formil dan materiilnya sudah ada.  Sehingga pihaknya akan melakukan rapat internal terlebih dahulu. Setelah itu, dari rapat internal akan dibawa dalam rapat sentragakkumdu.

Sebelumnya diberitakan, Seorang caleg untuk DPRD Pati dari PKS bernama Wardjono dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Penyebabnya, caleg tersebut diduga telah melakukan money politics.

Tak hanya itu, tim sukses dari caleg tersebut juga diduga telah meminta sumpah dari warga yang diberi uang untuk mencoblos Warjono pada Pemilu 17 April 2019 mendatang. Aksi bagi-bagi uang dan sumpah untuk mencoblos ini terajadi saat acara yasinan di Desa Payang, Kecamatan Pati.

Warjono diketahui tercatat sebagai caleg PKS untuk DPRD Pati dari Daerah Pemilihan (Dapil) Pati 1. Yang meliputi Kecamatan Pati, Margorejo, Tlogowungu, dan Gembong.

 

Editor: Ali Muntoha

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.