Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tak Kunjung Ditangani, Ruas Jalan Menuju Obyek Wisata Gua Lawa Grobogan Kembali Longsor

MURIANEWS.com, GroboganTingginya curah hujan di wilayah Grobogan dalam beberapa hari terakhir ternyata tidak hanya menimbulkan banjir saja. Sejumlah ruas jalan yang ada di wilayah tersebut mengalami longsor akibat tergerus air hujan.

Salah satunya adalah jalan menuju obyek wisata Gua Lawa dan Gua Macan di Dusun Watusong, Desa Sedayu, Kecamatan Grobogan. Pada ruas jalan ini, ada satu titik longsor sepanjang sekitar 7 meter dengan kedalaman hingga 3 meter.

Akibat longsornya pondasi jalan tersebut, akses kendaraan roda empat harus memutar lantaran kondisinya cukup berbahaya. Sementara pengendara sepeda motor diminta untuk berhati-hati saat melintas di titik longsoran.

Pada awal Desember 2018 lalu, ruas jalan tersebut sudah sempat longsor. Saat itu, tingkat longsorannya mencapai 14 meter dan kedalaman 3 meter.

Kepala Desa Sedayu Sariyun menyatakan, saat bencana pada Desember tahun lalu, pihaknya sudah menutup longsoran menggunakan batu sebanyak 20 rit.

“Hari ini, di ruas jalan itu kembali longsor. Lokasinya, disebelah selatan longsor yang dulu,” katanya, Senin (8/4/2019).

Menurutnya, saat longsor pertama, tim dari dinas terkait sudah melakukan pengecekan ke lokasi. Namun, hingga saat ini, belum dilakukan penanganan lebih lanjut.

“Saya berharap, longsornya jalan ini segera ditangani permanen. Soalnya, ini akses jalan menuju lokasi wisata sehingga perlu dapat prioritas,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Grobogan Moh Soemarsono saat dimintai tanggapannya menyatakan, pihaknya mengimbau instansi terkait untuk segera menangani kerusakan infrastruktur jalan tersebut. Untuk penanganan darurat bisa dilakukan dengan menggunakan dana tak terduga.

“Penanganan darurat bisa pakai dana tak terduga. Untuk penanganan permanen nanti biar dikerjakan dinas terkait kalau status jalan itu milik kabupaten,” katanya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...