Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

7 Begal di Oasis Kudus Diringkus Polisi, 2 Buron

0 528

MURIANEWS.com, Kudus – Pelaku pembegalan yang beberapa hari lalu beraksi di sekitar Oasis di Jalan Lingkar Utara, tepatnya depan Klinik Medistra, Kudus berhasil diringkus Satreskrim Polres Kudus. Tujuh orang dari sembilan tersangka ditangkap di tempat yang berbeda pada Kamis (4/4/2019) dan Jumat (5/4/2019) kemarin, sementara dua lainnya masih buron.

“Ada yang ditangkap di rumahnya, ada yang disembunyikan di rumah kerabatnya,” jelas Kasat Reskrim AKP Rismanto saat jumpa pers di Mapolres Kudus, Sabtu (6/4/2019).

Ketujuh orang yang masih di bawah umur tersebut berinisial AS (16), MA (16), GA (16), MZ (16), MB (15), AZ (16), dan AA (16). Hingga kini ketujuh tersangka telah diamankan di Mapolres Kudus. Sedangkan dua lainnya masih dalam proses pengejaran.

Polres Kudus kini telah mengantongi identitas dua tersangka lain. Mereka diminta untuk segera menyerahkan diri guna mempertanggungjawabkan terkait apa yang telah mereka lakukan.

“Kami minta dua tersangka ini segera menyerahkan diri,” tegasnya.

Terkait motif, sekumpulan pemuda tersebut memang sengaja mencari sasaran untuk dilukai dan dirampas motornya. Mereka (para tersangka,red) diketahui sering berkeliling Kudus secara bergerombol untuk mencari mangsa curat.

“Sasarannya bisa siapa saja,” terangnya.

Dari tangan para pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam. Barang bukti milik korban berinisial JMA, salah satu siswa SMK di Kudus itu sedang berada di tangan MA.

“Hanya sudah di kerok catnya, semula berwana pink, jadi hitam,” jelasnya.

Sementara AS, pelaku yang berperan sebagai pembacok korban mengaku melakukan pembacokan sebanyak dua kali. Akibatnya korban mengalami luka bacok di kepala sepanjang 14 cm dan di bahu 4 cm. Hanya, barang bukti berupa sabit hingga kini belum diketahui keberadaannya. Para pelaku mengaku lupa dengan alasan mereka sedang mabuk.

“Saya dan teman-teman sedang mabuk,” ucap AS.

Atas perbuatannya, para pelaku akan dijerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan 30/65 KUHP ancaman pidana 12 tahun dan uu perlindungan anak pasal 80 ayat uu 35/2014 tentang perubahan 23/2002 dengan ancaman pidana lima tahun. Pasal 55 dan 56 KUHP juga turut serta diikutkan.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.