Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kunker ke Kudus, Pemkab Kepulauan Anambas Ingin Jalin Kerjasama Jual Cengkeh ke Perusahaan Rokok

MURIANNEWS.com, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Kudus, Rabu (4/4/2019). Kedatangannya itu dalam rangka untuk mengetahui hasil cengkeh yang ada di Kota Kretek. Apalagi, cengkeh di Kudus bisa menembus perusahaan rokok yang ada di Kabupaten Kudus.

Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris menjelaskan, kondisi di Kudus tak jauh berbeda dengan kabupaten yang dipimpinnya. Bahkan, Kabupaten Kepulauan Anamas, Kepulauan Riau juga tergolong penghasil cengkeh.

“Iya kami tergolong hasil cengkehnya melimpah,” katanya.

Ia mengatakan, produksi cengkeh di wilayahnya bisa mencapai ratusan ton pertahunnya. Bahkan hampir seribu ton. Apalagi, dengan jumlah penduduk yang mencapai 86 ribu jiwa itu sebagian besar memiliki lahan cengkeh.

“Sejauh ini, pemasarannya dari petani cengkeh Anambas diambil langsung oleh tengkulak lokal. Kemudian, dari situ dipasarkan ke berbagai daerah, termasuk di Jawa,” jelasnya.

Ia menyebutkan, saat ini, harga cengkeh kering di Anambas berkisar di angka Rp 70 ribu sampai Rp 80 ribu. Oleh karena itu, melalui kunjungan ini sebagai langkah untuk bekerja sama dengan pemkab Kudus. Terlebih, di Kudus merupakan wilayah dengan industri rokok.

“Biar bisa jadi batu loncatan kesejahteraan petani yang ada di Anambas. Kami harapkan harga cengkeh juga bisa di atas Rp 100 ribu,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra Setda Kudus Ali Rifai menyambut baik kunjungan terserbut. Apalagi, diberikan kepercayaan untuk menjalin bekerja sama. Kedepan, ia berencana akan melakukan kunjungan langsung dengan pelaku industri rokok.

“Kami juga berharap ada kerja sama atas pemasaran cengkeh antar dua daerah ini. Kami juga berencana akan kesana setelah lebaran nanti,” imbuhnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...