Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

55 Santri dan Anak Panti di Kebumen Keracunan Sate Kambing

0 96

MURIANEWS.com, Kebumen – Puluhan santri di Ponpes Roudhotul Ullum, Desa Karangtanjung, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, mengalami keracunan usai menyantap sate dan gule kambing. Mereka harus dilarikan ke rumah sakit akibat kejadian tersebut.

Ada 55 orang yang mengalami keracunan sate kambing tersebut. Mereka terdiri dari 48 santri Rodhotul Ulum dan tujuh anak Panti Nurul Barokah.

Korban dari ponpes dilarikan ke RSUD Kebumen untuk mendapat pertolongan, dan dari panti dibawa ke Klinik Siti Khodijah Kebumen. Peristiwa keracunan ini terjadi pada Rabu (3/4/2019) dan hingga malam tadi para korban masih menjalani perawatan.

Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Suparno menyebut, peristiwa bermula ketika para santri mendapatkan makanan nasi kotak yang dibagikan oleh Panti Nurul Barokah yang beralamat di Jalan Cincin Kota pada hari Selasa (2/4/2019). Kemudian santri-santri yang menyantapnya mengalami mual dan pusing kepala.

“Kasus ini sampai dengan sekarang masih kita selidiki. Kita masih mengumpulkan sejumlah bukti dan saksi dari kasus ini, termasuk pihak Panti Nurul Barokah,” jelas AKP Suparno.

Berdasarkan keterangan dari pihak Panti Nurul Barokah, Fatahudin telah memberikan 90 bungkus kotak nasi yang ia beli di salah satu warung sate di daerah Kelurahan Panjer, Kebumen kepada santri Ponpes Roudhotul Ullum. Ia bahkan telah membeli sebanyak 300 bungkus di warung tersebut.

“Adapun isinya berupa nasi putih, sate kambing, gulai kambing, sambal kecap, tomat dan timun,” jelas AKP Suparno.

Berdasarkan keterangan tim dokter RSUD Kebumen, pasien keracunan masih dilakukan observasi. Pihak RSUD juga masih meneliti, apa penyebab dari keracunan makanan tersebut.

“Pihak RSUD Kebumen sudah memastikan bahwa itu keracunan. Tapi masih diteliti, apa penyebabnya keracunan,” tandasnya.

 

Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.