Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ini Pesan Damai Capres Fiktif Nurhadi Hingga Rencana Setelah Pemilu 2019

MURIANEWS.com, Kudus – Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tinggal beberapa hari. Tepatnya pada tanggal 17 April 2019. Menjelang perhelatan akbar itu, calon presiden fiktif Nurhadi mempunyai pesan tersendiri. Terutama bagi warganet dan masyarakat di seluruh Indonesia.

Ditemui di rumahnya di Desa Golantepos, Kecamatan Mejobo, Capres Nurhadi mengajak seluruh masyarakat untuk tetap damai. Jangan terlalu larut dalam perbedaan pilihan hingga mengakibatkan perpecahan.

“Cobalah untuk berpikir yang lebih baik. Jangan sampai orang dewasa pemikirannya justru tidak dewasa. Masa begitu terus,” ungkapnya.

Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang pijat ini menjelaskan, siapapun pemenang dalam pilpres, seluruh masyarakat akan kembali pada angka 1. Angka 1 disini bukan kampanye. Namun angka satu yang dimaksud adalah Tuhan.

“Orang itu selalu kalah dengan angka. Duit itu juga angka. Rp 100 ribu misalnya. Jadi, siapapun pemenangan nantinya akan kembali pada yang namanya angka 1. Sekali lagi ini bukan kampanye nomor satu tapi perumpamaan tuhan,” terangnya.

Sementara itu, ditanya soal rencana setelah pemilu 2019 Nurhadi pun menanggapi dengan santai. Meski guyonan capres sudah tidak bagus, ia tetap ingin menghibur masyarakat. Ia bahkan sudah menyiapkan kejutan lain usai Pemilu 2019 usai.

“Nanti lihat sendiri lah. Ada kejutan dari kami. Kami awalnya diterima seluruh Indonesia. Katanya bisa menghibur. Kami berharap ke depan pun seperti itu. Kami bisa menjadi hiburan bagi siapaun, bagi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.

Sebelumnya, nama Nurhadi cukup dikenal. Ia bolak-balik diwawancarai di beberapa staisun televisi. Apalagi akun medsosnya itu juga sering menjadi bahan perbincangan warganet. Pasalnya, unggahan-unggahan yang agak mesum, menjadi daya tarik sendiri. Bahkan, diklam dapat menyejukan suasana politik menjelang pemilu.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...