Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Horor! RSUD Jebres Solo Bakal Dibangun di Atas Kuburan Bong Mojo

0 989

MURIANEWS.com, Solo – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bakal membangun rumah sakit umum daerah (RSUD) di daerah Jebres. Lokasi yang dipilih untuk pembangunan gedung rumah sakit ini, yakni di lahan pemakaman Tionghoa di Bong Mojo, Kampung Mipitan, Jebres, Solo.

Sudah sejak lama rencana pembangunan itu disosialisasikan. Dan makam-makan di lokasi itu diminta untuk segera dipindah. Rencananya pembangunan akan dimulai tahun 2020 mendatang.

Namun sampai saat ini, masih ada seratusan makam Tionghoa yang belum dipindah. Dikutip dari Solopos.com, Pemkot Solo Selasa (2/4/2019) hari ini mengundang komunitas Tionghoa, untuk menyelesaikan masalah ini.

“Kami mengundang PMS (Perkumpulan Masyrakat Solo) dan Rumah Duka Tiong Thing. agar mereka bisa menyampaikan informasi pemindahan. Kamis (4/4/2019) giliran tokoh masyarakat. Pertemuan ini untuk pendataan makamyang belum dipindah,” kata Disperkim KP Kota Solo, Heru Sunardi.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengatakan sejumlah makam yang belum dipindah kemungkinan sudah tidak memiliki ahli waris atau berasal dari warga kurang mampu.

“Kami akan menyelesaikan pemindahan [makam] tahun ini. Harapannya peletakan batu pertama pembangunan RSUD Jebres dilakukan akhir 2020,” kata dia.

Rudy, sapaan akrabnya, mengatakan rumah sakit tersebut rencananya berkapasitas 200 tempat tidur. Keberadaannya dianggap perlu, lantaran selama ini masyarakat dilayani di RSUD dr. Moewardi atau RS dr. Oen, yang masing-masing dikelola pemerintah provinsi dan swasta.

“Kami ingin Pemkot punya rumah sakit yang representatif. Ini lompatan untuk DKK. RSUD Ngipang sekarang sudah mandiri, bahkan memberi pemasukan untuk pemkot, kemudian RSUD Semanggi sebentar lagi (beroperasi). Kalau masing-masing rumah sakit ada 200 bed kan misal Solo punya empat, bisa 800 bed,” papar Rudy.

Rumah sakit itu akan dibangun menggunakan dari APBD dan kerja sama dengan pihak swasta. Dana yang dibutuhkan untuk pembangunan rumah sakit ini mencapai Rp 200 miliar.

Rencana pemkot yang akan membangun rumah sakit di atas kuburan ini mendapat komentar dari para netizen. Mereka menganggap rumah sakit itu bakal horor.

“Apa enggak ada lahan lain? RS aja udah horor. Apalagi bekas tanah kuburan, auto-makin horor,” tulis @nanna.san yang menanggapi berita ini di akun Instagram @iks_infokaresidenansolo.

Beberapa netizen lain merasa prihatin dengan rencana penggusuran makam tersebut. Mereka mempertanyakan apakah tidak ada lahan lain untuk membangun RS selain di bekas pemakaman Bong Mojo tersebut.

“Enggak ada lahan lain ya. Sudah meninggal saja masih digusur-gusur,” imbuh @ariefsambudi.

 

Penulis : Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha
Sumber : Solopos

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.