MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ada Virus Ganggu UNBK, Ganjar Periksa ke Sekolah-sekolah

0 92

MURIANEWS.com, Semarang – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA/MA di Jawa Tengah, Senin (1/4/2019) kemarin terjadi kendala. Terjadi serangan virus di komputer yang digunakan untuk ujian siswa.

Ini terjadi di SMA Muhammadiyah 2 Semarang. Virus menyerang saat ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia. Ada 23 siswa yang mengalami hal ini. Akibatnya, mereka tak bisa mengerjakan soal, dan harus mengulang pada 15-16 April 2019 mendatang.

Untuk memastikan ganguan ini tak terjadi lagi, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Selasa (2/4/2019) langsung melakukan pemeriksaan ke sejumlah SMA yang menggelar UNBK.

Yakni di SMA Kesatrian, SMAN 5 dan SMAN 1 Kota Semarang serta di SMA Kolese Loyola. Dari hasil tinjauan itu, Ganjar memastikan semua berjalan lancar, dan tidak ditemukan adanya kendala serta serangan virus seperti yang terjadi di hari pertama kemarin.

“Ini saya meyakinkan (memastikan) untuk pelaksanaannya lancar. Agar anak-anak kita bisa mendapatkan hasil yang terbaik, setidaknya peralatan yang digunakan tidak ada hambatan. Dan saya cek dari beberapa sekolah tidak ada hambatan dan semuanya lancar,” katanya.

Kelancaran tersebut, kata Ganjar, karena persiapan pihak sekolah negeri maupun swasta cukup bagus, khususnya dalam mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk. Terlebih ujian ini bakal berlangsung dalam tiga sesi sampai pukul 14.00 WIB atau dua jam per sesi.

“Belajar dari pengalaman kemarin SMA yang lebih dulu, gangguan yang kemarin pernah muncul kan listrik. Suplai, nah ini genset nyala terus, bagus. Ini swasta persiapannya juga bagus,” paparnya.

Untuk kendala yang terjadi di SMA Muhammadiyah 2 Semarang, Ganjar memastikan jajarannya telah memberi jalan keluar.

“Kemarin yang sempat komplain ke saya karena komputer terkena virus. Kemungkinan menanggulangi virus. Kalau hari ini berdasarkan pengalaman kemarin bisa diantisipasi, insyaAllah bisa lancar,” bebernya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Jateng Sulistyo mengatakan, saat terjadi serangan virus di SMA Muhammadiyah 2 Semarang, langsung dilakukan un-lock, sehingga virus tidak menyebar.

”Karena kendala itu, siswa akan mengulang UNBK pada tanggal 15-16 April 2019 mendatang,” terangnya.

Terlepas dari masalah ini, ia memastikan tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan UNBK di Jateng. Termasuk tentang siswa yang izin tidak mengikuti ujian.

Di Jawa Tengah, seluruh SMA dan MA sudah 100 persen menggelar UNBK. Jumlah pesertanya yakni 134.523 siswa di 864 SMA dan 56.355 siswa di 668 MA.

 

Editor: Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.