Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Teater Kuncup Mekar Tanamkan Pentingnya Komunikasi Langsung Lewat Pementasan

MURIANEWS.com, Kudus – Para penikmat seni di Auditorium Galeri Indonesia Kaya kembali dimanjakan dengan pementasan memukau. Kali ini pementasan tersebut dipersembahkan kelompok seni asal Kudus, Teater Kuncup Mekar dengan judul Chanda.

Itsna Amalia Fadlilah selaku Pimpinan Produksi Teater Kuncup Mekar mengatakan, Chanda menyuguhkan kisah yang mengangkat tentang kegelisahan anak era sekarang. Cuek, antisosial, dan mudah marah. Ketiga hal tersebut menjadi bahan yang menarik dalam pertunjukan Chanda.

Teknologi pun menjadi topik dalam pertunjukan. Teknologi dinilai sebagai penyebab dari kondisi seosial seperti saat ini. Melalui pengamatan dan melihat fenomena sekitar, perkembangan teknologi berperan kuat di dalam dinamika masalah anak-anak sekarang.

”Dengan teknologi, semua menjadi mudah. Untuk bermain saja, anak hanya perlu duduk. Tidak usah berdiri atau bergerak. Karena itu pertunjukan ini juga mencoba untuk menumbuhkan semangat reconnect relationship atau menghubungkan kembali hubungan salah satunya melalui tatap muka dan saling berbicara,” katanya.

Harapannya, proses komunikasi tatap muka yang sudah diajarkan dari kebiasaan di rumah dapat menjadi bekal untuk anak bersosialisasi. Ini lantaran, perkembangan teknologi yang pesat sangat berdampak terhadap kehidupan sehari-hari.

”Teknologi itu dapat memudahkan kita melakukan berbagai kegiatan seperti berkomunikasi dengan orang yang jauh dari kita. Namun terkadang teknologi juga dapat menjauhkan kita dari orang-orang terdekat. Misalnya, hubungan antara orangtua dan anak yang merenggang karena sibuk dengan gadget masing-masing.,” terangnya

Karena itu, melalui pementasan Chanda ini, Teater Kuncup Mekar mengingatkan masyarakat betapa pentingnya komunikasi secara langsung. Dengan begitu generasi muda akan lebih menghargai identitas asli bangsanya di tengah perkembangan zaman yang semakin maju.

”Kami harap pesan itu sampai. Jangan sampai generasi muda kita jadi generasi antisosial,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...