Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Badan Amil Zakat Yatim Mandiri Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

MURIANEWS.com, Kudus – Dalam rangka memperingati miladnya, Badan Amil Zakat Yatim Mandiri Minggu (31/3/2019) menggelar bakti sosial pada anak yatim dan kaum dhuafa di seputaran Desa Getas Rabi, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. para anak yatim juga diajak untuk menonton film edukatif, membuat kerajinan serta pengecekan gizi.

“Sedangkan para kaum dhuafa bisa memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis,” ucap Faiz, perwakilan penyelenggara bakti sosial Yatim Mandiri.

Sinergitas antara Pemdes Getas Rabi, Karang Taruna desa, serta berbagai instansi kesehatan terkait seperti PMI dan tenaga medis setempat juga dilakuka untuk menyukseskan acara tersebut. Tercatat ada 150 orang yang terdiri dari anak yatim dan kaum dhuafa dari desa tersebut yang mengikuti acara pada pagi hingga siang hari ini.

“Kami berkoordinasi dengan pemdes untuk pesertanya,” jelasnya pada MURIANEWS.com, Minggu (31/3/2019) di Balai Desa Getas Rabi, Kudus.

Selain membuka posko pelayanan cek kesehatan gratis, pojok donor darah juga disediakan bilamana ada pengunjung atau warga sekitar yang ingin mendonorkan darahnya untuk sesama. Pasar kreatif juga didirikan untuk memeriahkan acara tersebut.

“Ada delapan stan dan terdiri dari berbagai produk, salah satunya sembako murah,” jelasnya.

Selain memperingati milad, tujuan diadakannya acara ini adalah untuk menyosialisasikan Badan Amil Zakat Yatim Mandiri. Faiz merasa, masih belum banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan yang tersedia pada badan yang mempunyai kantor cabang di Jalan Dewi Sartika Nomor 5, Singocandi, Kudus tersebut.

“Padahal kami cukup banyak program yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Mulai dari santunan hingga program beasiswa bagi anak yatim siap untuk diberikan kepada yang membutuhkan. Syaratnya pun tidak berbelit-belit. Hanya melampirkan surat keterangan dari pihak desa dan beberapa surat pendukung lain seperti akta kelahiran ataupun kartu keluarga.

“Kami berharap program-program yang bermanfaat ini bisa di gunakan sebaik mungkin,” tandasnya.

Sementara, Niswa (47) yang kebetulan mengantarkan anaknya untuk mengikuti acara movie corner yang diselenggarakan pihak panitia mengaku terbantu dengan adanya cek kesehatan gratis. Anaknya juga jadi mendapat hiburan di hari Minggu.

“Sekalipun saya belum tahu Yatim Mandri, semoga bisa menjadi lebih baik lagi di Kudus,” tandasnya.

Sementara Alfian (9) mengaku senang diajak menonton film bersama bersama teman-temannya. Dirinya mengucapkan terimakasih kepada panitia atas pemutaran film yang dia anggap lucu.

“Senang, filmnya lucu,” jelasnya dengan raut muka yang polos.

Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...