MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Hadir di Grobogan, Indra Sjafri Beberkan Ilmu Kepelatihan Sepak Bola Anak

0 209

MURIANEWS.com, Grobogan – Cara melatih sepak bola pada anak tidak bisa disamakan seperti melatih pada orang dewasa. Hal itu disampaikan pelatih Timnas U-23 Indra Sjafri saat menjadi narasumber seminar panduan kepelatihan sepak bola anak di hotel Grand Master Purwodadi, Sabtu (30/3/2019).

“Melatih anak-anak harus dilakukan dengan gembira. Jangan tekan anak-anak seperti melatih orang dewasa. Ada beberapa tahapan dalam melatih anak-anak sehingga mereka nantinya bisa jadi pesepakbola yang baik,” ungkap Indra Sjafri.

Seminar yang dihadiri ratusan guru olahraga, pelatih sepak bola serta siswa sekolah sepak bola (SSB) itu dibuka Bupati Grobogan Sri Sumarni.  Hadir pula, Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Amin Hidayat. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Grobogan bekerjasama dengan penerbit Erlangga.

Menurut Indra, dalam tahapan melatih anak, ada beberapa tingkatan umur untuk menciptakan karakter anak-anak. Yakni, tingkatan untuk umur 6-12 tahun, 13-15 tahun, dan diatas 15 tahun.

Pelatih Timnas U-23 Indra Sjafri saat menjadi narasumber seminar panduan kepelatihan sepak bola anak di hotel Grand Master Purwodadi, Sabtu (30/3/2019). (MURIANEWS.com/Dani Agus)

“Pada level usia dini, seharusnya jangan terlalu diarahkan pada prestasi. Anak-anak harus bahagia dulu dengan bola, bukan dituntut untuk menang atau jadi juara,” sahutnya.

Dalam melatih anak, tidak bisa dilakukan sembarangan dan tanpa rencana. Melatih suatu kemampuan pada anak, termasuk sepak bola, memerlukan tahapan yang matang dengan porsi yang bertahap dan ada tujuan jelas.

“Perkembangan fisik dan mental yang sejalan dengan hak anak untuk tumbuh juga wajib diperhatikan. Selain itu, seorang pelatih juga harus bisa jadi teladan bagi anak asuhnya. Hal-hal seperti ini hendaknya diperhatikan,” cetus eks pelatih Bali United itu.

Sejumlah peserta seminar mengaku senang bisa dapat kesempatan untuk menimba ilmu dari Indra Sjafri. Mereka juga merasa mendapat banyak pencerahan, terutama tentang tata kelola sepak bola untuk anak-anak.

“Saya bisa mengerti ternyata melatih anak-anak itu tidak boleh diperlakukan seperti orang dewasa atau atlet profesional. Seminar ini sangat berguna bagi pengetahuan kami,” kata Widodo, salah satu peserta seminar.

Sementara itu, Bupati Sri Sumarni menyatakan, sejauh ini, ada beberapa pemain sepak bola hebat dari Grobogan yang pernah main di timnas. Seperti Tugiyo dan kiper Ravi Murdianto.

“Ravi ini bahkan pernah dilatih langsung oleh Pak Indra Sjafri saat menangani timnas U-19 dan berhasil jadi juara AFF beberapa tahun lalu. Semoga kedepan, ada lebih banyak lagi anak Grobogan yang bisa masuk timnas,” katanya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.