Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bupati Blora Ingin CPNS Baru dari Luar Tak Minta Mutasi ke Daerah Asal

MURIANEWS.com, Blora – Bupati Blora Djoko Nugroho meminta agar seluruh CPNS baru hasil pengisian formasi tahun 2018 bisa menjadi agen-agen perubahan di unit kerjanya. Hal itu disampaikan Djoko dalam acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan CPNS di pendapa rumah dinas bupati, Kamis (28/3/2019).

“Semuanya harus bisa melakukan inovasi, menjadi agen perubahan budaya kerja yang lebih baik di unit kerja masing-masing. Ayo kita semua bekerja untuk melayani masyarakat,” tegas Djoko.

Menurut Djoko, jumlah pendaftar CPNS tahun lalu sekitar 3.000 orang. Dari jumlah ini, tidak semuanya bisa diterima karena terbatasnya formasi dan ketatnya persaingan dalam seleksi CPNS tersebut.

“Saya ucapkan selamat untuk kalian semua yang berhasil lolos dan diterima sebagai CPNS Kabupaten Blora. Kalian semua adalah orang-orang pintar yang terpilih untuk membantu Pemkab Blora dalam melaksanakan pembangunan dan pelayanan masyarakat,” katanya.

Djoko sempat mengingatkan kepada CPNS yang berasal dari luar daerah juga merasa bersyukur bisa diterima di Blora. Setelah berjalan beberapa tahun, CPNS dari luar daerah diharapkan tidak mengajukan pindah (mutasi) ke daerah asalnya.

“Kalau seperti itu, namanya tidak bersyukur. Saya tidak mau Blora hanya dijadikan batu loncatan. Kalau perlu rumahnya pindah Blora saja agar fokus mengabdi disini,” cetus Djoko.

Setelah menerima SK pengangkatan, seluruh CPNS akan mengikuti tahapan prajabatan selama empat bulan yang diselenggarakan oleh Bidang Diklat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Blora.

“Selama empat bulan nanti, saya minta agar seluruh CPNS ini dididik dengan keras. Keras maksudnya adalah jangan sampai memberikan kesempatan sedikitpun kepada mereka untuk melakukan pelanggaran. Saat pra jabatan inilah kalian akan ditempa dengan ilmu kepegawaian, kedisiplinan dan lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BKD Blora Anang Sri Danaryanto menerangkan, jumlah CPNS yang menerima SK hari ini sejumlah 477 orang. Mereka merupakan hasil rekuritmen CPNS yang tahapannya dimulai pada bulan Oktober 2018.

“Sebenarnya kuota CPNS Kabupaten Blora ada 508 formasi, namun yang lolos hanya 477. Sebab, sisanya sebanyak 31 formasi terpaksa dikosongkan karena tidak ada yang memenuhi syarat atau tidak ada yang mendaftar. Di antaranya formasi dokter spesialis dan K2,” jelas Anang.

Menurutnya, setelah menerima SK ini seluruh CPNS diminta untuk melakukan penghadapan ke unit kerja masing-masing.

“Surat penghadapannya tadi diserahkan sekalian agar mereka bisa langsung menuju unit kerja terkait dan mulai aktif masuk 1 April 2019 nanti. Sedangkan untuk prajabatan kita rencanakan mulai 29 April 2019 mendatang,” ungkapnya.

 

Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...