Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Hasilkan Produk Keren, Bupati Grobogan Minta BKK Kucurkan Kredit Khusus bagi Karang Taruna

0 122

MURIANEWS.com, Grobogan – Siapa sangka, anggota Karang Taruna di berbagai kecamatan yang ada di Grobogan ternyata bisa menghasilkan beragam produk berkualitas. Utamanya, aneka produk kerajinan tangan.

“Produk yang dihasilkan ini bagus-bagus. Ternyata, anggota Karang Taruna juga bisa berkreasi dan berinovasi. Semua produk ini harus kita dorong agar bisa tetap eksis,” kata Bupati Grobogan Sri Sumarni, dalam pameran kreativitas Karang Taruna di pendapa kabupaten.

Dalam pameran itu ada banyak sekali produk hasil karya Karang Taruna dari 19 kecamatan. Antara lain, aneka kerajinan dan bahan bekas, pelepah pisang, hingga akar bambu. Ada pula produk alat pertanian, bantal, parfum, sabun, batik dan beragam makanan olahan.

Agar pemasaran dan kuantitas produk itu bisa lebih maksimal, Sri Sumarni meminta Bank BKK Purwodadi agar memberikan dukungan. Misalnya, dengan memberikan kredit khusus bagi karang taruna untuk mengembangan wirausaha.

“Masalah permodalan ini biasanya jadi kendala utama para wirausahawan dalam mengembangkan serta memasarkan produk yang dihasilkan. Saya minta, BKK bisa kasih kredit bunga ringan untuk mereka. Dengan demikian, usaha ini bisa tetap eksis atau bahkan berkembang lebih pesat,” jelasnya.

Permintaan ini langsung disanggupi Dirut Bank BKK Purwodadi Koesnanto yang ikut mendampingi Sri Sumarni saat melihat stan pameran produk Karang Taruna itu.

Selain itu, ada pula anggota DPRD Grobogan Sukanto, Kepala Dinsos Andung Sutiyoso dan Ketua Karang Taruna Kabupaten Grobogan Kurniawan yang ikut mendampingi bupati dalam kesempatan itu.

Selain itu, Sri juga meminta pihak desa menaruh perhatian. Caranya, dengan mengalokasikan sebagian anggaran yang dimiliki untuk program pemberdayaan masyarakat. Termasuk bagi Karang Taruna.

“Saat ini, pemerintah desa sudah punya dana desa yang nilainya cukup besar. Manfaatkan sebagian dana desa untuk pemberdayaan masyarakat. Bikin pelatihan-pelatihan yang bermanfaat bagi anggota karang taruna,” cetusnya.

 

Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.