Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Diajari Tanggap Sejak Dini, Bocah-bocah PAUD di Kudus Belajar Cara Tangani Kebakaran

0 97

MURIANEWS.com, Kudus – Tanggap bencana harus diajarkan sejak dini mungkin. Hal ini untuk mental anak-anak peduli dan cinta terhadap lingkungan.

Ini seperti yang dilakukan Kelompok Bermain (KN) Al-Azhar Jekulo, Kudus. Pada Jumat (29/3/2019) pagi ini, bocah-bpcah di KB ini belajar cara memadamkan kebakaran di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupeten Kudus.

Ada 120 siswa usia 4-6 tahun belajar tentang tanggap bencana. Mereka didampingi guru pendamping dan seorang instruktur dari BPBD.

Ketua Yayasan KB Al-Azhar Eni Misdayani mengatakan, ada program semester melakukan kunjungam ke luar. Kunjungan kali ini diagendakan ke Kantor BPBD.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan tentang macam-macam bencana. Seperti, banjir, tanah longsor, dan kebakaran.

“Contoh kecil adalah banjir. Banjir sepengetahuan mereka ini karena sungai yang muntah. Lalu mereka dijelaskan dari kenapa penyebabnya banjir. Salah satunya tidak membuang sampah sembarangan,” terangnya.

Ia mengatakan, selain dengan pengetahuan banjir. Selanjutnya para siswanya juga diberikan pengetahuan tentang cara melakukan pemadaman kebakaran yang baik dan benar.

“Ini semua kalau dilakukan lewat cerita mereka sulit mengerti. Namun dengan melakukan praktik langsung. Mereka akan lebih memahaminya,” ujarnya.

Dengan demikian, diharapkan diusia sejak dini anak-anak sudah tanggap akan bencana. Mereka akan mengatahui penyebab bencana hingga mencegah terjadinya bencana alam.

Staf Bidang Penanganan Kebencanaan BPBD Kudus Mas Agus Hartono mengatakan, ada beberapa materi yang disampaikan kepada siswa KB Al-Azhar. Mulai dari pemutaran film animasi kebencanaan, perkenalan kebencanaan, hingga penanganan bencana.

“Kami harapkan anak anak sejak dini sudah tadi kalau ada kebencanaan, banjir, longsor dan kebakaran,” tandasnya.

 

Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.