Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Soal Gelar Pahlawan Kalinyamat, Yayasan Dharma Bakti Lestari Siapkan 6 Literatur dari Portugal

MURIANEWS.com, Jepara –  Tim Yayasan Dharma Bakti Lestari (DBL) yang menjadi motor bagi usaha pengusulan gelar pahlawan nasional bagi Ratu Kalinyamat, terus melakukan upaya. Menjelang tahapan selanjutnya, mereka bertemu dengan Pemkab Jepara, pada Kamis (28/03/2019).

Perwakilan Yayasan DBL Jepara, Nur Hidayat menyatakan, pertemuan dengan Pemkab Jepara ini adalah sebagai langkah koordinasi.

Usulan gelar pahlawan ini menurutnya, harus bisa menjadi keinginan bersama masyarakat Jepara. Semua bagian harus memberikan dukungannya, agar keinginan luhur ini akhirnya bisa dicapai.

“Usaha ini jangan sampai terkesan hanya keinginan dari kami saja. Keinginan ini harus menjadi keinginan semua bagian dari masyarakat Jepara. Kami ingin dukungan itu muncul sehingga langkah kami bisa menjadi semakin mantab,” ujarnya Kamis (28/03/2019).

Sementara itu, Ketua Tim Yayasan DBL, Edi Hidayat menyebutkan, sebenarnya dari proses usulan pertama pada 2007 dan usulan kedua tahun 2009, syarat yang disampaikan hanya kurang sedikit saja.

Dari informasi yang ada, hanya kurang dalam hal pembuktian mengenai keberadaan Ratu Kalinyamat dan kapan dia berperang melawan Portugis.

Sehingga pada pengajuan usulan yang saat ini kembali dirintis, tinggal dilengkapi saja. Tim Yayasan DBL sendiri dalam hal ini sudah mendapatkan beberapa bukti literatur mengenai eksistensi Ratu Kalinyamat.

Dari perpustakaan di Portugal, ada 6 buku yang menyebutkan kiprah Ratu Kalinyamat pada masanya.

“Pada era saat ini untuk mendapatkan literatur kan sudah bisa dilakukan melalui sistem digital. Buku-buku atau manuskrip yang berkaitan dengan sepak terjang Ratu Kalinyamat bisa didapatkan melalui internet. Jadi tidak harus ke Portugal untuk mendapatkannya,” jelas Edi Hidayat.

Baca juga: 

Buku-buku yang ditemukan dan memuat mengenai beberapa hal terkait keberadaan Ratu Kalinyamat sudah didapatkan tim Yayasan DBL. Semuanya berbahasa Portugal dan dibuat oleh orang-orang Portugal di masa lampau. Semua masih ada dan tersimpan di Perpustakaan Nasional Portugal.

Untuk pengajuan yang ketiga ini, Tim Yayasan DBL juga melibatkan tim pengusul pertama dan kedua. Dengan demikian penyiapan syarat-syarat untuk pengusulan ketiga bisa dilakukan dengan lebih terencana dan tepat sesuai dengan kebutuhan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara, Agus Tri Harjono meminta agar pengajuan yang dilakukan ketiga kalinya ini bisa dilakukan tanpa tergesa-gesa.

Pengusulan gelar pahlawan menurutnya tidak mudah dilakukan. Sehingga harus benar-benar disiapkan dengan benar-benar matang.

“Disdikpora Jepara jelas sangat mendukung upaya ini. Karena itu kami meminta agar pengusulan ini bisa dilakukan dengan matang, dan tidak tergesa-gesa. Jangan sampai pengusulan ini kembali ditolak,” tegasnya.

 

Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...