Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bupati Kudus Juga Getol Minta Sungai Juwana Dikeruk, Ternyata Ini Penyebabnya

MURIANEWS.com, Kudus – Normalisasi Sungai Juwana di Kabupaten Pati tak hanya disuarakan oleh Bupati Pati Haryanto dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrembangwil) eks Karesidenan Pati saja. Bupati Kudus HM Tamzil juga ikut getol menyuarakan normalisasi sungai itu.

Pasalnya, normalisasi Sungai Juwana itu dinilainya akan berdampak pada penanganan banjir di Kota Kretek. Pasalnya, normalisasi Sungai Juwana akan membuat potensi limpasan air dari Sungai Dawe, Piji dan Tumpang ke wilayah permukiman akan berkurang.

Normalisasi Sungai Juwana memang sudah diharapkan Tamzil sejak banjir kepung Kudus beberapa waktu lalu. Mengingat langkah tersebut adalah penyelesaian utama banjir-banjir di Kudus. Terutama daerah Mejobo.

“Kudus tiap tahun pasti terkena banjir,” kata Tamzil dalam Musrembangwil yang dihadiri Gubernur Ganjar Pranowo itu.

Menurut dia, usulan normalisasi sungai sebenarnya sudah dikirim dan sudah disampaikan Pemkab Kudus sejak 4 Februari 2019 lalu. Ada 10 sungai yang diusulkan untuk dinormalisasikan pada tahun ini. Hanya saja, Juwana jadi prioritas utama.

Pemilihan Sungai Juwana sebagai sungai pertama yang akan dinormalisasikan bukan tanpa alasan. Pasalnya, normalisasi Sungai Juwana akan membuat potensi limpasan Sungai Dawe, Piji dan Tumpang ke sejumlah wilayah sangat berkurang. Pemulihan lebar dan kedalaman sungai diperhatikan dalam keadaan tersebut.

Baca juga:

Selain normalisasi, pembuatan jalan tembus Rahtawu menuju Soco juga dipaparkan Tamzil dihadapan para peserta musrenbangwil. Pelebaran jalan alternatif penghubung kabupaten Kudus dan kabupaten Pati via Kecamatan Gembong jugan disampaikan.

“Kami juga menyampaikan rencana pembangunan jalan penghubung antara DESA RAHTAWU KABUPATEN KUDUS dengan Desa Tempur yang berada di wilayah Kabupaten Jepara,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan, saat ini di Kementerian Pekerjaan Umum sudah disiapkan anggaran Rp 1,2 triliun untuk penanganan Sungai Juwana.

Pencairannya akan bertahap. Untuk tahun ini akan dianggarkan sebesar Rp 50 Miliar. “Untuk tahun tahun depan sebesar Rp 120 miliar,” ujarnya.

 

Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...