Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

BPSMP Sangiran Identifikasi Ulang Fosil di Situs Patiayam Kudus

MURIANEWS.com, Kudus – Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran melakukan pendataan konservasi di Museum Purbakal Patiayam yang terletak di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kudus, Kamis (29/3/2019). Kegiatan ini bertujuan untuk memonitoring koleksi fosil di museum tersebut.

Ada sebanyak 6 peneliti yang didatangkan dari Sangiran. Mereka terdiri dari seorang konservator, dua petugas perekam data, seorang ahli biologis, seorang ahli dokumentasi terhadap fosil, dan seorang ahli teknis fosil purba.

Konservator BPSMP Sangiran Nurul Fadlilah mengatakan, sejak tanggal 26 Maret hingga 2 April 2019 mendatang, ia bersama timnya melakukan konservasi fosil di Museum Patiayam. Menurutnya, tim itu selama sepekan melakukan identifikasi ulang terhadap fosil yang disimpan di Museum Patiayam.

“Kegiatan ini sebagai tindaklanjuti pada konservasi pada tahun 2016 lalu. Di sini kami kembali melakukan konservasi ulang terhadap fosil yang ada,” katanya kepada awak media.

Ia mengatakan, pada kegiatan ini pihaknya menargetkan 100 fosil yang akan diidentifikasi. Dengan demikian, diharapkan fosil yang ada di Situs Patiayam ini tetap terjaga kenaturalannya.

“Kami melalui kegiatan ini mengedukasi. Sehingga mereka dapat memberikan resep untuk menjaga fosil. Agar fosil ini tetap natural. Tidak dibuat-buat.” Jelasnya.

Petugas Museum Patiayam Jamin mengatakan, saat ini di Museum Patiayam terdapat 6 hingga 7 ribu fosil yang terkoleksi. Itu terdiri dari 16 macam speseial hewan purba. Mulai dari banteng, gajah, kijang, hingga hewan laut.

“Itu belum termasuk temuan yang baru. Karena kami saat ini tengah menemukan fosil baru. Namun baru kami lakukan identifikasi,” ungkapnya.

 

Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...