Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemkab Kudus Gelontorkan Rp 3,04 Miliar untuk Bedah Rumah Tak Layak Huni

MURUANEWS.com, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tahun ini menyiapkan dana Rp 3,04 miliar untuk merehabilitasi rumah tak layak huni (RTLH) di kabupaten ini.

Anggaran sebesar itu akan digunakan untuk membedah 203 rumah yang tersebar di 9 kecamatan yang ada di Kudus. Tiap keluarga miskin penerima bantuan akan mendapatkan bantuan Rp 15 juta untuk melakukan bedah rumah.

Penyaluran dana bantuan bedah rumah itu dilakukan sembari berlangsungnya lomba desa tingkat Kabupaten Kudus.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kudus, Lutful Hakim merinci, 203 rumah yang akan dibedah yakni 6 rumah di Kecamatan Gebog, Undaan 33 rumah, sedangkan Jekulo 28 rumah.

Bantuan bedah rumah juga diterima Kecamatan Kota sebanyak 7 rumah, Mejobo 66 rumah, dan Bae 2 rumah. Sedangkan sisanya, Kaliwungu 14 rumah, Jati 33 rumah, dan Dawe 14 rumah. “Dan totalnya 203 rumah,” jelasnya, Kamis (28/3/2019) pagi.

Lutful menyatakan, tujuan dari bedah rumah yakni membantu warga tak mampu untuk mendapatkan rumah yang layak. Kehidupan yang lebih baik bagi masyarakatnya menurutnya, jadi program utama pemkab pada tahun ini melaui berbagai dana hibah maupun bantuan.

“Kami jalankan program untuk peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat,”  jelasnya.

Pengawasan akan diberlakukan untuk memantau seberapa efektif dan seberapa bergunanya program tersebut. Pemantauan juga dilakukan supaya bantuan tidak disalahgunakan. “Bantuan harus digunakan sebenar-benarnya,” jelasnya.

Pihak pemohon bedah rumah pun harus membuat proposal rencana anggaran belanja (RAB) sebelum menerima bantuan. Pelaporan juga harus dilakukan, mengingat dana tersebut adalah dana bantuan yang dikhususkan untuk pembangunan rumah saja.

“Pelaporan dalam bentuk SPJ, dan pembayaran tukang tidak masuk dalam tersebut,” ujar Lutful.

Sementara Bupati Kudus HM Tamzil mengharapkan program ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Kudus. Program ini juga diharapkan tepat sasaran dan adil. “Ini merupakan program peningkatan taraf hidup, semoga bisa bermanfaat,” katanya.

Ia menyebut, hingga kini, pemberian bantuan bedah rumah sudah mencakup 5 kecamatan. Yakni Kecamatan Kota, Mejobo, Jekulo, Undaan, dan Gebog.

 

Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...