Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Musrenbangwil Eks-Karesidenan Pati Masih Berkutat Pada Infrastruktur 

MURIANEWS.com, Pati- Musyawarah Rencana Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Eks-Karesidenan Pati yang dilaksankaan di Pendapa Kabupaten Pati, Rabu (27/2/2019) masih berkutat pada masalah infrastruktur.

Bahkan, sebagian besar bupati yang hadir, lebih banyak memaparkan program prioritas pembangunan seperti jalan dan jembatan di depan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Bupati Pati Haryanto sebagai tuan rumah dalam musrenbangwil tersebut, mengungkapkan 10 program prioritas. Dari 10 program prioritas tersebut, 8 di antaranya adalah terkait perbaikan infrastruktur jalan.

Bahkan secra rinci, Haryanto memaparkan terkait peningkatan jalan tersebut. Mulai dari peningkatan jalan Karangmangu dan Bajomulyo yang menuju TPI Juwana. Kemudian yang kedua peningkatan jalan dari Agro Wisata Jolong ke Pohgading, Kecamatan Gembong.

“Peningkatan jalan dari Tambakromo menuju batas Kabupaten Grobogan, yakni Maitan. Juga dari Beketel sampai Maitan. Kemudian peningkatan jalan dari Kecamatan Tayu ke Kecamatan Dukuhseti,” katanya.

Selain itu, Haryanto juga mengusulkan adanya reaktivasi kereta api mulai dari Semarang hingga Lasem Kabupaten Rembang. Kemudian peningkatan jalan mulai dari Kudus hingga Rembang menjadi 4 lajur.

“Yang tak kalah penting juga adalah normalisasi Sungai Juwana. Hal ini sangat mendesak, lantaran sering kali terjadi sedimentasi di Sungai Juwana tersebut,” terangnya.

Baca: Di Depan Anggota DPR RI, Bupati Haryanto Minta Jalur Kereta Api ke Pati

Terkait hal ini, Ganjar Pranowo mengatakan, dalam musrenbangwil ini memang ada banyak usulan dari masing-masing kabupaten/kota. Tetapi, dari berbagai usulan tersebut akan diambil untuk skala prioritas utama.

“Tidak semua usulan kemudian langsung direalisasikan. Kalau uang negara digunakan untuk pembangunan infrastruktur secara spontan, tentunya tidak akan bisa. Harus dilakukan secara bertahap,” ujarnya.

 

Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...