Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemkab Janji Akan Kaji Ulang Hari Jadi Kota Kudus

0 233

MURIANEWSCOM, Kudus – Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus Sam’ani Intakoris menyatakan akan mengkaji ulang perda terkait hari jadi Kota Kudus. Pihaknya akan coba berkoordinasi dengan semua pihak tentang wacana tersebut.

“Kami akan tinjau kembali perdanya,” kata Sam’ani.

Hal itu terlontar setelah sejumlah budayawan dan ahli bedah prasasti Menara Kudus melakukan diskusi di pasamuan Ta’sis di Gedung Menara dan dihadiri para sosiawan serta budayawan Senin (25/3/2019) malam. Mulai dari budayawan Popy Inayah, Mbah Iput, hingga Mas Jadul meyakini tanggal 19 Rajab yang merupakan HUT Menara Kudus merupakan hari jadi Kota Kretek secara keseluruhan.

“Prasati di Mihrob imam Masjid Al Aqsha Menara Kudus memang sedikit sulit untuk dibaca. Kami harus buat cetakannya terlebih dahulu untuk meneliti hal itu,” ujar Popy.

Popy yang kini berusian 70 tahun itu menggambarkan betapa rumitnya membaca prasasti hingga bisa disimpulkan jika hari jadi Kudus adalah pada 19 Rajab 956 Hijriyah. Butuh bertahun-tahun untuk membaca prasati secara utuh.

“Begitu saja masih banyak yang belum bisa di artikan. Menara dan Kudus adalah rumah kami,” tandasnya.

Mbah Iput yang merupakan ahli Menara Kudus menjelaskan, penghitungan berdasarkan apa yang tertuang dalam prasasti. Ia bahkan menjelaskan jika ada penghitungan khusus untuk menentukan hal tersebut.

“Punya perhitungannya sendiri dan sedikit rumit,” tandasnya.

Hingga kini, jika bertumpu dalam prasasti, hari jadi Kota Kudus ditentukan tanggal 19 Rajab. Apabila dikonversikan ke kalender masehi maka akan jatuh di tanggal 23 Agustus.

“Hal ini yang harus kita kaji bersama, kita kembali ke dasarnya,” tambah Ketua YM3SK M Nadjib Hasan.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.