Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Parade Sholawat Hadrah dan Penampilan Leak Tutup Ta’sis Menara ke-484

MURIANEWS.com, Kudus – Parade sholawat hadrah dari 19 grup rebana dari 9 kecamatan di Kabupaten Kudus, serta penampilan dari sosiawan Leak di pasamuan Ta’sis, resmi tutup serangkaian acara Ta’sis Menara Kudus ke 484 tahun ini, Senin (26/3/2019)

Bertempat di Gedung Menara, sosiawan Leak pukau ratusan penonton dalam Pasamuan Ta’sis. Dua puisi tentang banyu panguripan serta salam damai dari menara sukses menyita perhatian para tamu undangan.

Di sisi lain, bertempat di panggung utama yang ada di depan Menara Kudus, 19 grup rebana dari sembilan kecamatan juga menarik ratusan perhatian masyarakat.

Sekalipun tak dihadiri oleh KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), baik pasamuan maupun parade sholawat tetap berlangsung meriah.

Sederet tamu undangan juga dipanggil dalam acara pasamuan Ta’sis Menara. Segenap unsur masyarakat juga tumpah ruah dalam Pasamuan dan parade sholawat. Termasuk para perwakilan enam agama yang ada di Kabupaten Kudus.

Suasana acara sholawat hadrah yang diselenggarakan di panggung Utama Menara Kudus malam tadi (MURIANEWS.com/Anggara Jiwandhana)

“Semua ada di sini, nyengkuyung jadi satu, inilah Kudus yang sebenarnya, Kudus yang beranekaragam,” jelas Ketua YM3SK M Nadjib Hasan dalam sambutannya.

Pada kesempatan tersebut, Najib juga mengapresiasi seluruh kinerja panitia yang sedari sebulan lalu menyiapkan acara. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada semua elemen terkait yang turut membantu lancarnya acara selama dua hari tersebut.

“Kami berterimakasih kepada semua pihak yang membantu,” ujarnya.

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih pada masyarakat Kudus atas apresiasi dan partisipasinya dalam memeriahkan setiap acara.

“Semua lapisan masyarakat jadi satu untuk meriahkan Ta’sis ini,” jelasnya.

Najib menambahkan, jika Ta’sis bukanlah kegiatan Menara, bukan juga kegiatan pihaknya saja. Melainkan kegiatan Kanjeng Sunan Kudus yang akan terus dilestarikan dari tahun ke tahun.

“Ta’sis juga merupakan langkah kita dalam uri-uri budaya,” tandasnya.

Senada, Abdul Jalil perwakilan panitia acara mengucapkan terimakasih kepada semua kru yang terlibat. Kerja keras panitia diapresiasi oleh dirinya.

“Terimakasih karena telah bekerja keras,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...