Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dari Simulasi KPU Jepara, Proses Pemungutan dan Penghitungan Suara Bisa Sampai Jam 10 Malam

MURIANEWS.com, Jepara – Setelah menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara, KPU Jepara mendapatkan gambaran pasti. Dari simulasi yang sudah digelar di Pantai Kartini Jepara, tersebut KPU Jepara mencatat ada beberapa hal yang harus dicermati oleh anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara).

Komisioner KPU Jepara, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Muhammadun, simulasi yang digelar bisa selesai pada jam 22.15 WIB. Prosesnya dimulai sejak jam 07.00 WIB saat dibukanya TPS . Setelah diberi kesempatan sampai jam 13.00 WIB, baru dilakukan penghitungan suara.

Dalam proses pemungutan suara, semua jenis kategori pemilih ada dalam simulasi tersebut. Mereka adalah yang masuk kategori Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), dan Daftar Pemilih Khusus (DPK). Dengan partisipasi pemilih hingga 80%, semua jenis surat suara (5 buah) berhasil dilakukan penghitungan hingga selesai.

“Simulasi yang dilakukan tuntas sampai proses penghitungan, kira-kira butuh waktu 15 jam, sampai jam 10-an malam. Semua kami catat untuk menjadi acuan dalam pelaksanaan yang sebenarnya nanti,” ujar Muhammadun, Senin (25/03/2019).

Selanjutnya, masih menurut Muhammadun, setelah simulasi ini, KPU akan menggelar bimbingan teknis dari PPK kepada PPS se-Jepara dalam pekan ini. Bimbingan teknis akan dilanjutkan dari para PPS kepada seluruh ketua KPPS se-Jepara yang akan dilantik pada 27 Maret 2019.

Sementara itu, Komisioner KPU Jepara Divisi Teknis Penyelengaraan Siti Nur Wakhidatun, menyatakan ada beberapa yang menjadi catatannya. Dari simulasi tersebut, menuntut kecermatan KPPS yang bertugas nantinya. Terutama dalam mendata pemilih kategori DPT, DPTb, dan DPK.

Selain itu juga diperlukan kecermatan dalam mengawasi pemilih saat akan memasukkan surat suara ke tiap kotak suara yang sesuai peruntukannya. KPPS juga harus cermat dalam menghitung suara. Khususnya menjaga kesesuaian antara surat suara dan hitungannya.

“Di luar itu, KPPS juga dituntut kecermatannya di dalam mengisi beberapa formulir hasil penghitungan. Rasa lelah dari KPPS adalah celah. Sehingga ini harus kami antisipasi agar mereka tetap bisa menjalankan tugas dengan baik hingga selesai,” pungkasnya.

 

Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...