Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Penyerapan Anggaran Triwulan I Masih di Bawah Target, Sekda Grobogan Sentil Kepala OPD

MURIANEWS.com, Grobogan – Upaya Pemkab Grobogan untuk menekan menumpuknya pekerjaan pada akhir tahun tampaknya belum bisa dilakukan. Indikasinya, pada triwulan I tahun 2019 ini, penyerapan anggaran secara keseluruhan masih dibawah target. Dengan kondisi ini maka pekerjaan yang harus dilaksanakan pada triwulan pertama akan dikerjakan pada tiga triwulan berikutnya.

“Penyerapan anggaran pada triwulan I tahun 2019 memang belum sesuai dengan target yang ditetapkan. Capaian penyerapan yang masih jauh dari target ini perlu  terus dipacu untuk menghindari penyerapan yang terlampau tinggi pada akhir tahun nanti,” ungkap Sekda Grobogan Moh Sumarsono saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan (Rakor POP) triwulan I tahun 2019, di gedung Riptaloka, Senin (25/3/2019).

Dalam rakor tersebut terungkap, besarnya anggaran belanja langsung dalam APBD 2019 sebesar Rp 1,06 triliun. Dana sebesar ini, sudah dialokasikan untuk membiayai 1.857 kegiatan yang tersebar di 49 OPD.

Hingga akhir Februari target penyerapan keuangan sebesar Rp 85 miliar baru terealisasi 2,1 persen. Sedangkan target fisik sebesar 12,99 persen baru tercapai 9,89 persen saja.

Terkait kondisi itu, Sumarsono dengan tegas meminta kepada semua kepala OPD agar segera melaksanakan program yang sudah direncanakan sehingga serapan anggaran bisa sesuai target. Kemudian, semua kendala yang menjadi penyebab lambatnya

penyerapan anggaran agar selalu diidentifikasi dan dicarikan solusinya.

“Kebiasaan menunda pekerjaan hingga menumpuk pada akhir tahun jangan sampai terjadi lagi. Program kerja yang sudah direncanakan agar segera dilaksanakan tepat waktu. Prioritaskan dulu pekerjaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Sumarsono berharap agar pada tahun anggaran 2019 ini, semua pekerjaan yang sudah direncanakan bisa terlaksana 100 persen. “Pada tahun 2018, ada beberapa pekerjaan yang tidak terlaksana. Kalau ada proyek yang sampai gagal dilaksanakan rasanya eman-eman. Sebab, anggarannya sudah disiapkan dan hasil proyek itu juga sudah dinantikan masyarakat,” cetus mantan Kepala BPPKAD Grobogan itu.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...