Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Drama Tari Sungging Prabangkara Jepara Tampil Memukau di TMII Jakarta

MURIANEWS.com, Jepara-  Pertunjukan  drama tari Sungging Prabangkara, tampil memukau para pengunjung anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (24/3/2019). Tim kesenian Jepara, membawa pertunjukan ini dengan gegap gempita dan mendapatkan sambutan meriah di sana.

Pimpinan Rombongan Duta Kesenian Jepara, Ir. Sholih menyatakan sangat bangga dengan misi kesenian yang dibawa ke Jakarta ini. Sholih yang juga masih menjabat Sekda Jepara ini menyebut, apresiasi yang diperoleh Tim Kesenian Jepara sangat luar biasa.

Pihaknya menyatakan sangat berterima kasih, karena Anjungan Jawa Tengah di TMII telah memfasilitasi para duta seni Jepara, bisa tampil di Jakarta. Terlebih, dalam pertunjukan ini, apresiasi diberikan oleh banyak mahasiswa dan warga Jepara, yang tinggal di Jakarta.

“Alhamdulilah, kita bisa silaturahmi, dan bersama-sama menyaksikan kesenian khas daerah Jepara,” kata Sholih, Senin (25/03/2019).

Dramatari Sungging Prabangkara sendiri berkisah tentang seniman kampung yang bernama Prabangkara. Pemuda ini sangat ahli dalam hal melukis dan membuat patung. Ceritanya, ia diminta oleh Raja Majapahit,  Brawijaya untuk melukis gambar permaisurinya Prameswari.

Sang Raja marah saat melihat lukisan itu jadi. Karena Raja melihat pada lukisan Prabangkara ada tanda di bagian khusus, yang seharusnya hanya diketahuinya.

Untuk menguji kembali kemampuan Prabangkara, Brawijaya kemudian memerintahkannya untuk membuat patung di atas awan dengan tubuhnya diikatkan di sebuah layangan. Iri melihat kehebatan Prabangkara, salah satu seniman kerajaan Ki Wiryo, kemudian memutus tali layangan tersebut.

Hingga akhirnya alat ukir prabangkara ini, jatuh di belakang Gunung Sepikul yang sekarang dikenal Desa Mulyoharjo.

“Sungging Prabangkara merupakan sebuah legenda yang memang sangat erat dengan kehidupan masyarakat Jepara. Karena itu, kesenian ini harus terus dilestarikan dan dikenalkan ke khalayak luas,” ujarnya.

Pementasan duta seni 2019 sendiri merupakan program yang dibuat oleh pengelola Anjungan Jawa Tengah di TMII Jakarta. Program ini sudah dimulai sejak awal bulan Maret lalu.

Setiap Minggu Pagi, secara bergiliran Duta Kesenian dari masing-masing Kota/Kabupaten di Jawa Tengah diundang untuk tampil.

Sebelum ini, sudah ada beberapa duta kesenian dari beberapa kota/kabupaten yang terlebih dulu diberi kesempatan untuk tampil. Diantaranya adalah Duta Kesenian dari Kabupaten Klaten, Salatiga dan Boyolali. Nantinya secara bergiliran, semua kota/kabupaten akan mendapatkan giluran menampilkan keseniannya.

 

Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...