MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ganjar Sebut Ada Bibit Radikal di Kalangan ASN, Tak Bisa Dibina Bakal Dipecat

0 1.440

MURIANEWS.com, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengeluarkan ancaman keras bagi PNS atau aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng untuk setia terhadap NKRI dan Pancasila. Bahkan ia mengancam akan melakukan tindakan tegas jika ASN tersebut tak bisa dibina.

Ganjar mengakui masih ada bibit-bibit paham radikalisme di kalangan ASN. Meskipun ketika oknum-oknum tersebut diklarifikasi, mereka membantah.

”Informasi yang masuk, ditemukan obrolan jika beberapa orang itu menempelkan bendera yang dilarang,” kata Ganjar saat memimpin apel pagi di kantor Gubernuran Jalan Pahlawan, Semarang, Senin (25/3/2019).

Tak hanya itu, beberapa oknum juga diketahui menyebarkan ajaran yang bertentangan dengan Pancasila di lingkungan sekolah. Meskipun belum dipastikan apakah oknum yang dimaksud Ganjar tersebut merupakan guru ASN atau bukan.

“Mereka menyampaikan ke murid, ajaran tentang haluan yang tidak sesuai Pancasila. Dan mungkin tanpa sadar menulis di WA grup, tidak sadar dia yang lain tahu dan dilaporkan,” kata Ganjar.

Ganjar juga menyebut, pihaknya telah memanggil beberapa oknum yang diindikasi melakukan pelanggaran tersebut. Meskipun rata-rata membantah, dan mengaku tak bermaksud membangkang.

Gubernur dua periode ini memastikan akan melakukan pembinaan terhadap para ASN yang memiliki paham radikal. Namun jika tidak bisa dibina, maka tindakan tegas berupa pemecatan akan langsung dipecat.

“Kalau ada yang memiliki paham radikal akan kami bina. Jika tidak bisa, maka akan diberi peringatan. Kalau diberi peringatan berkali-kali masih tidak bisa, maka sanksi terberatnya ya dipecat,” tegasnya.

Ia juga kembali menegaskan kepada seluruh ASN agar setiap pada negara. Jika tidak setuju dengan sistem pemerintahan, maka harus konsekuen.

“Saya tegaskan, ASN Jateng harus loyal pada Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 1945. Kalau memang tidak setuju, harus terbuka saja, datang ke kami, sampaikan yang tidak setuju, tapi jangan umpet-umpetan,” paparnya.

Selain itu, Ganjar juga menegaskan kepada seluruh ASN untuk bersikap netral dalam Pemilu 2019 ini. Meskipun diakuinya, ia terus saja mendapat laporan tentang ketidaknetralan petugas negara.

“Hampir tiap hari saya mendapat laporan. Saya mohon dengan sangat, mari kita jaga netralitas sesuai dengan undang-undang,” pungkasnya.

 

Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.