Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ta’sis Masjid Al Aqsha Menara Kudus ke-484 Resmi Dibuka

0 371

MURIANEWS.com, Kudus – Ta’sis (ulang tahun) Masjid Al Aqsha Menara Kudus ke-484 resmi dibuka, Minggu (24/3/2019) pagi. Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Ketua YM3SK M Nadjib Hasan dan dihadiri oleh segenap elemen terkait di Kabupaten Kudus.

Bertempat di Halaman Menara Kudus, guyuran hujan tak menghambat jalannya pembukaan Ta’sis yang jatuh di tanggal 17 Rajab atau 24 Maret tersebut. Najib bersama 18 orang perwakilan masing-masing elemen menggunakan payung hitam saat menjalankan satu persatu rentetan acara pembukaan.

“Kita harus syukuri ini, tahun ini kan memang bertema Banyu panguripan, Alhamdulillahnya dikabulkan,” ujar Najib sesaat setelah pembukaan digelar.

Banyu panguripan memang dipilih sebagai tema pada tahun ini. Dikarnakan, banyu atau air ini merupakan sebuah instrumen untuk menghidupkan segala sesuatu yang mati. Air juga dipergunakan untuk  menyegarkan sesuatu yang kering. Instrumen inilah yang menjadi simbol penghubung antara manusia dan Tuhan. Air juga digunakan untuk membasahi jiwa yang kering imannya.

“Simbol banyu panguripan (air kehidupan) ada di atas artefak mihrab masjid menara. Ajaran-ajaran Sunan Kudus yang membentuk keberagamaan toleransi di Kota Kudus, itu adalah simbol yang penting,” rincinya.

Ta’sis Masjid Al Aqsha Menara Kudus sendiri akan dilaksanakan selama dua hari, terhitung hari ini. Jika dalam hitungan hijriyah, 17 hingga 19 Rajab 1440 hijriyah. Berbagai acara telah disiapkan pihak panitia guna memeriahkan ta’sis yang diperingati setahun sekali tersebut.

Di antaranya, festival makanan khas Kudus, terbangan kolosal, Jagong Gusjigang, Khataman Al-Qur’an 19 kali. Lalu ada Parade Sholawat Hadroh, dan puncaknya adalah Pasamuan Ta’sis Masjid Al Aqsha Menara Kudus. Yang dihadiri oleh KH Ahmad Mustofa Bisri, dan penyair Sosiawan Leak.

Nadjib menambahkan, jika Ta’sis ini merupakan salah satu langkah yang diambil pihaknya untuk uri-uri budaya. Terutama terkait “Negeri Kudus” beserta budayanya yang hampir tergerus zaman.

“Kita punya budaya yang harus dilestarikan,” terangnya.

Oleh karena itu, Najib mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dan meramaikan acara Ta’sis yang digelar selama dua hari tersebut.

“Dengan datang dan meramaikan, maka ikut serta dalam uri-uri budaya Negeri Kudus ini,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.