Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Safari ke Masjid, Tamzil Serukan Pemilu Damai dan Stop Hoax

MURIANEWS.com, Kudus – Rentan waktu penyelenggaran Pemilu yang semakin dekat membuat Bupati Kudus HM Tamzil, ikut menyuarakan pemilu damai dan tangkal hoax di kalangan masyarakat. Langkah preventif ini diambil guna mencegah mencuatnya potensi konflik ke permukaan.

Berbagai tempat pun disambangi oleh Tamzil guna menyuarakan pemilu damai. Salah satunya adalah rumah ibadah, dalam hal ini masjid-masjid di Kabupaten Kudus.

“Sekalipun beda pilihan, kita wajib menjaga kesatuan dan persatuan bangsa,” kata Tamzil dalam ceramahnya usai mengikuti salat Subuh berjamaah di Masjid Baitussalam, Bae pada Minggu (24/3/2019).

Tamzil juga berharap para oknum masyarakat menghentikan ujaran kebencian maupun saling mengejek di media sosial. Hal ini dianggapnya akan menimbulkan perpecahan di masyarakat Kudus sendiri.

Bupati Kudus, HM Tamzil saat berceramah di Masjid Baitussalam, Bae pagi ini (MuriaNewsCom/Anggara Jiwandhana)

“Padahal sama-sama tinggal dan hidup di Kudus,” ujarnya.

Tamzil beranggapan, persatuan dan kesatuan bukan berarti selalu membela pemerintah. Kritik dan saran merupakan hal yang wajar sebagai sarana untuk mengingatkan. Hanya, tetap menggunakan bahasa yang baik.

“Bahasa yang sopan akan membuat kritik mudah tersampaikan dengan baik,” tandasnya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Kepolisian Resor (Polres) Kudus. pihaknya secara berkesinambungan sambangi masjid-masjid yang ada di Kudus. Pengarahan terkait kondusifitas pemilu, tangkal hoax, hingga kegiatan sosial lain diselenggarakan pada kesempatan tersebut.

“Ini juga sebagai langkah lanjutan dari tolak politisasi rumah ibadah,” ujar Kapolres Kudus AKBP Saptono.

Saptono menambahkan jika kegiatan ini dilakukan dengan tujuan menjaga kondusifitas di rumah ibadah. Serta pencegahan politisasi rumah ibadah.

“Kami coba tekan resiko konflik sedini dan sekecil mungkin,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...