Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dikira Ada Kebakaran, Situasi Mencekam di Hotel 21 Purwodadi Ternyata Hanya Simulasi

MuriaNewsCom, Grobogan – Sejumlah warga dan pengendara sempat dibikin kaget saat melintas di jalan MT Haryono Purwodadi, Jumat (22/3/2019). Hal ini terkait bunyi sirene mobil damkar yang meraung-raung dan disusul semburan air cukup tinggi di pelataran Hotel 21.

Semula, warga maupun pengendara sempat mengira jika ada peristiwa kebakaran di hotel tersebut. Selain keberadaan mobil damkar, banyaknya petugas dengan kaos bertuliskan BPBD makin menguatkan dugaan adanya peristiwa kebakaran ditempat tersebut.

Dugaan adanya musibah kebakaran di Hotel 21 ternyata salah besar. Situasi yang terlihat mencekat disitu ternyata merupakan bagian dari latihan gabungan yang diselenggarakan oleh BPBD Provinsi Jawa Tengah.

“Pada latihan gabungan dilakukan simulasi bencana kebakaran gedung. Sejumlah peserta dibagi beberapa kelompok, ada yang memerankan sebagai korban, tim penolong, serta pemadam kebakaran,” ungkap Kabid Penanganan Darurat BPBD Provinsi Jawa Tengah Agus Waluyo.

Agus menjelaskan, latihan gabungan tersebut dilakukan untuk memberi motivasi dan pemahaman bersama dalam penanganan bencana. Peserta latihan terdiri dari anggota BPBD Kabupaten Grobogan, PMI, Pramuka, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan relawan.

“Kami ingin membangkitkan semangat dan menjaga kemampuan yang mereka miliki. Dengan latihan gabungan ini, setidaknya mereka akan mengetahui tugas masing-masing serta punya kesepahaman yang sama dalam penanganan bencana,” jelasnya.

Menurut Agus, penanggulangan bencana di suatu wilayah menjadi tanggungjawab bersama. Tak hanya instansi pemerintahan saja, namun seluruh masyarakat juga memiliki kewajiban untuk menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana.

“Jadi, jangan hanya gembor-gembor saja saat terjadi bencana dan kemudian menyalahkan pemerintah. Penanggulangan bencana ini tanggungjawab bersama, termasuk masyarakat. Apa yang bisa menyebabkan bencana, maka harus diantisipasi dari awal,” kata Agus.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...