MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kampanye di Jateng Dijaga 35 Ribu Polisi dan TNI, Kodam Terjunkan Sniper

0 152

MuriaNewsCom, Semarang- Proses kampanye terbuka Pileg dan Pilpres yang dimulai Sabtu (23/3/2019) besok mendapat pengamanan ketat dari aparat. Di Jawa Tengah, total ada sekitar 35 ribu personel yang disiapkan untuk mengamankan tahapan kampanye ini.

Jumlah itu merupakan gabungan personel dari TNI dan Polri. Bahkan Kodam IV/Diponegoro juga akan menurunkan tim penembak jitu (sniper) untuk mengantisipasi adanya tindakan yang tak diinginkan.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Jumat (22/3/2019) mengatakan, personel dari Polri yang diturunkan sebanyak 23 ribu orang. Sementara sisanya dari unsur TNI.

”Dalam kampanye rapat umum, peserta kampanye boleh memobilisasi massa. Sehingga pengamanan harus lebih,” katanya usai memimpin apel gelar pasukan di Lapangan Pancasila Semarang.

Ia menyatakan, selain kekuatan dari Polri dan TNI Pemprov Jateng juga akan mengerahkan puluhan ribu linmas untuk menjaga setiap tempat pemungutan suara (TPS.

Pihaknya juga meminta setiap peserta pemilu untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Termasuk mengenai lokasi kampanye. Karena tiap daerah mempunyai aturan tersendiri mana daerah yang diperbolehkan untuk kampanye.

Ia mencontohkan kawasan Lapangan Simpanglima Semarang yang tidak diperbolehkan untuk digunakan sebagai lokasi kampanye terbuka. “Lapangan Simpanglima tidak dibolehkan oleh Wali Kota Semarang untuk pelaksanaan kampanye terbuka,” terangnya.

Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi juga memastikan seluruh personelnya siap mengamankan pemilu di Jateng. Tak hanya personel di tiap satuan tingkat kodim, pihaknya juga akan mengerahkan pasukan elite, seperti penembak jitu.

“Kami siapkan semua, kami tidak undersetimate. Meski situasi aman, , kepolisian dan TNI tidak akan meremehkan ancaman dan gangguan yang mungkin terjadi. Mudah-mudahan tidak digunakan, artinya aman,” kata dia.

Ia menyebut, 12 ribu personel yang dikerahkan untuk mendukung pengamanan di bawah kendali Polri. Selain itu, ada juga dua ribu personel cadangan di bawah kendali panglima yang bisa sewaktu-waktu diterjunkan.

Sementara itu, Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen yakin jika pelaksanaan pemilu di provinsi ini akan berlangsung aman dan damai.

“Kita semua berharap keamanan terjaga baik. Jateng saat ini kondusif, tapi kita semua tidak boleh lengah,” tegasnya.

 

Editor: Ali Muntoha

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.