Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

KABAR GEMBIRA! Guru TK di Jepara Bakal Diberi Tunjangan dari Pemkab

MuriaNewsCom, Jepara – Rencana untuk memberi tunjangan atau isentif bagi guru nonASN (Aparatur Sipil Negara) di tingkat RA (Rahdatul Atfal), TK (Taman Kanak) dan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), mulai digagas Pemkab Jepara.

Wacana ini mencuat dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan rancangan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Jepara tahun 2020.

Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi menyatakan, gaji yang didapatkan oleh guru nonPNS di RA, TK dan PAUD tidak sepadan dengan beban kerja mereka. Kualitas kesejahteraan guru menurutnya juga harus menjadi perhatian.

Menurut laporan dari Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Jepara, saat ini di Kabupaten Jepara ada lebih dari 1.000 orang orang guru. Dari jumlah itu hanya sembilan orang saja yang berstatus PNS, dan 203 orang yang baru mendapatkan sertifikasi. Selebihnya adalah guru biasa atau nonPNS.

“Karena itu, kami menargetkan insentif bagi para guru nonPNS di tingkat RA, TK dan PAUD bisa terealisasi pada tahun 2020 mendatang. Sehingga semangat untuk mengajar, mendidik muncul dari mereka lebih dari sekarang,” ujar Ahmad Marzuqi.

Rencana pemkab untuk memberi insentif tersebut mendapat dukungan dari Ketua DPRD Jepara, Junarso. Pihaknya bahkan menyatakan siap untuk memperjuangkan wacana tersebut.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini berharap agar rekomendasi yang muncul tersebut bisa ditindak lanjuti.

“Wacana tersebut disampaikan bupati, dan kami mengharapkan bisa ditindaklanjuti di program kegiatan, dan politik anggaran di APBD tahun 2020,” ujarnya di Gedung DPRD Jepara, Kamis (21/03/2019).

Untuk kesejahteraan guru, pada tahun 2019 ini Pemkab Jepara telah menganggarkan dana  insentif bagi guru madrash diniyah (Madin), guru Taman Pendidikan Quran (TPQ), dan guru ngaji di Jepara.

Meski demikian, diakui jumlah besarannya belum seberapa, karena disesuaikan dengan kemampuan daerah.

Guru nonPNS di Raudlatul Atfal (RA), TK dan PAUD yang ada di Jepara saat ini honornya tidak menentu. Junarso menyatakan prihatin dengan kondisi ini. Karena itu pihaknya sangat mendukung dengan wacana yang disampaikan oleh bupati Jepara tersebut.

 

Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...