MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Rumah Abu Kelenteng Tay Kak Sie Semarang Terbakar, Juru Kuci Tewas

0 331

MuriaNewsCom, Semarang- Salah satu bangunan cagar budaya di Kota Semarang, rumah abu di kompleks Kelenteng Tay Kak Sie, Gang Lombok, Kota Semarang, Kamis (21/3/2019) terbakar. Tak hanya menghanguskan bangunan, juru kunci rumah abu juga menjadi korban kebakaran tersebut.

Korban diketahui bernama Sutiono alias Om Lhe (82). Korban yang sudah tua tak bisa menyelematkan diri saat api melalap habis bangunan tua tersebut.

Rumah abu yang terbakar satu atap dengan bangunan Kong Tik Soe yang merupakan cagar budaya. Bangunan ini diperkirakan sudah ada sejak 1845.

Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Bagian dari kelenteng tertua di Kota Semarang itu awalnya diketahui setelah api membara dan asap pekat membunmbung tinggi.

”Sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu api dan asap sudah besar. Awalnya saya pikir ada yang bakar sampah,” kata Sofian Candra, salah satu penjaga Kelenteng Tay Kak Sie.

Ia mengaku, saat itu melihat Om Lhe tengah terduduk di tengah kobaran api. Ia kemudian meminta pertolongan warga dan memanggil petugas kebakaran untuk memadamkan api dan mengevakuasi korban.

Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api di lokasi kelenteng tersebut. Petugas pemadam kebakaran akhirnya menemukan jasad Om Lhe setelah melakukan penyisiran ketika api sudah bisa dipadamkan.

“Begitu api padam, petugas pemadam langsung menyisir mencari korban dan ternyata Om Lhe ketemu sudah dalam kondisi tak bernyawa,” kata Chandra.

Kebakaran yang terjadi di rumah abu itu juga merembet ke ruang kantor yayasan dan balai pengobatan di kompleks kelenteng.

Hingga pukul 09.00 WIB lebih, proses pendingan lokasi kebakaran masih dilakukan. Sementara jenazah korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa.

Kapolsek Semarang Tengah Kompol Adi Nugroho menyatakan belum bisa memastikan penyebab kebakaran itu. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Laboratorium Forensik.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.