Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Petani di Kudus Gelar Kenduri Doakan Jokowi-Ma’ruf Amin Menang Pemilu 2019

MuriaNewsCom, Kudus – Puluhan petani yang tergabung dalam kelompok tani Jaya Makmur Kabupaten Kudus menggelar kenduri di selepan turut Desa Tanjungkarang Kecamatan Jati, Rabu (20/3/2019) sore. Mereka mendoakan agar pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf terpilih dalam Pilpres 2019.

Dari pantauan MuriaNewsCom, sejumlah kelompok petani melingkar mengelilingi makanan kenduri yang ditaruh di dalam tengah-tengah. Sebelum dimakan bersama-sama, makanan nasi ingkung itu didoakan terlebih dahulu.

Selain itu, secara simbolis para petani ini mempragakan menumbuk padi di lesung. Dengan antusias yang terdiri dari ibu-ibu dan bapak-bapak ini menumbuk padi hasil panen.

Sulkan salah satu anggota kelompok Petani Jaya Makmur mengatakan, pemilihan presiden dan wakil presiden tinggal beberapa hari lagi. Tepatnya pada tanggal 17 April 2019 mendatang. Untuk itu, ia mengajak para petani yang tergabung dalam kelompok tani Jaya Makmur memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf.

“Pemilu tinggal beberapa hari lagi. Mari kita bersama-sama untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf,” jelasnya.

Ia mengajak para petani untuk menoleh kebelakang. Pasalnya, selama lima tahun belakangan di kepemimpinan Jokowi banyak manfaat yang telah diberikan kepada para petani.

“Mari kita menengok ke belakang, khususnya petani sudah banyak bantuan yang dikucurkan oleh Jokowi bagi petani,” lanjutnya.

Banyak bantuan yang telah diberikan Presiden Jokowi. Seperti traktor, mini kombi, hingga bantuan lainnya. Menurutnya, ini berkat kepempinan presiden Jokowi kurang lebih 5 tahun.

“Untuk itu kedepannya harapan kami petani di Desa Tanjungkarang, pada musim penghujan  di sini tepatnya genangan air. Untuk itu di forum ini kami mengharap kepada Bupati Kudus, Gubernur Jawa Tengah, setelah pemilu berharap kepada bapak presiden agar saluran atau kali Gayam untuk dilakukan normalisasi,” harapnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...