Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Terkendala Faktor Usia, Bawaslu Kudus Kekurangan 421 Pengawas TPS

MuriaNewsCom, Kudus – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus masih kekurangan 421 pengawas yang bakal bertugas di tempat pemungutan suara (TPS), Rabu (20/3/2019). Padahal sebelumnya, pendaftaran pengawas TPS diperpanjang hingga 15 Maret 2018.

Komisioner Bawaslu Kudus Rif’an mengatakan, masa pendaftaran pengawas TPS sebenarnya sudah selesai tanggal 11 Maret 2019 lalu. Karena belum mencukupi, Bawaslu Kudus melakukan perpanjangan pendaftaran hingga 15 Maret 2019. Meski begitu, Bawaslu belum mendapatkan pengawas TPS sesuai dengan kuota.

“Kalau total pengawas TPS yang dibutuhkan ada 3.049 pengawas TPS. Saat ini masih kurang 421 pengawas,” jelasnya saat ditemui di Kantor Bawaslu, Rabu (20/3/2019).

Ia mengatakan, ada beberapa penyebab kekurangan jumlah pengawas TPS. Pertama, Bawaslu kesulitan menemukan calon pengawas yang usianya minimal 25 tahun.

“Karena ada pendaftan setelah dihitung tanggal lahir sampai hari H pelaksanaan pemilu ternyata kurang dari 25 tahun. Tentunya ini tidak bisa diterima,” terangnya.

Kedua, ketika usianya mencukupi, namun ternyata calon pengawas diduga terlibat menjadi relawan salah satu calon. Akibatnya, mereka dicoret dan dinyatakan gugur dalam administrasi.

“Ketiga, tak jarang para calon pengawas TPS yang sudah menikah belum melakukan perubahan KTP dan KK. Ini juga menjadi kendala,” terangnya.

Meskipun demikian, pihaknya mengaku akan berusaha untuk membuka pendaftaran rekrutmen pengawas TPS hingga batas pelantikan. Rencananya pelantikan dilakukan pada 25 Maret 2019 mendatang.

“Sampai tanggal 25 Maret, kami mendorong panwascam untuk mencari pengawas TPS,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...