Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Seluruh Ruas JLS Pati Bakal Dibuat Empat Lajur, Telan Dana Rp 95 Miliar

MuriaNewsCom, Pati- Proses pembangunan jalan lingkar selatan (JLS) Kabupaten Pati yang belum rampung direncanakan akan kembali dilanjutkan pada tahun ini. Pembangunan pun bakal dituntaskan dengan menjadikan empat lajur secara menyeluruh.

PPK Jalan Trengguli-Kudus-Pati batas Jatim, Satker PJN Wilayah I Jateng Ratno mengatakan, saat ini proses kontrak proyek tersebut telah mulai dilakukan.

“Saat ini juga sudah mulai dilakukan pembersihan di lokasi pengerjaan. Diratakan terlebih dahulu,”ujarnya, Rabu (20/3/2019).

Pascapembersihan tersebut, maka akan dilanjutkan pengurukan untuk meninggikan lajur baru yang akan dibangun. Sehingga lajur tersebut akan disamakan dengan ketinggian dengan lajur yang lama.

“Kalau untuk total paketnya sampai Rp 143 miliar yakni dari Kudus sampai ke Jawa Timur. Sedangkan untuk yang di JLS sampai Rp 95 miliar,” katanya.

Proyek itu sendiri nantinya ditargetkan akan rampung pada akhir tahun ini. Pihaknya cukup yakin waktunya dapat terselesaikan dengan baik. Hingga saat ini diakuinya tidak ada kendala dalam tahapan persiapan pembangunan.

“Apalagi untuk lahan juga memang sudah siap. Paling hanya hujan saja yang menjadi tantangan,” ujarnya.

Selain ditambah dua lajur, jalan tersebut nantinya juga akan dilengkapi dengan median jalan seperti yang sudah ada sebelumnya. Nantinya juga akan ditambah lampu penerangan di tengah median jalan tersebut.

Pembangunan itu akan dimulai dari pertigaan arah masuk jalan JLS Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo, Pati hingga ke Tanjang. Untuk panjang jalan diperkirakan mencapai 5,2 kilometer.

Diharapkan dengan pembangunan kali ini maka keberadaan JLS bisa semakin dimaksimalkan penggunaannya. Sehingga selain bisa mengurangi beban kepadatan arus di jalanan kota juga mengurangi potensi angka kecelakaan.

 

Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...