Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dirugikan Rp 17,6 Miliar, PT Soloroda Bakal Gugat Eks Karyawan

MuriaNewsCom, Kudus – PT Soloroda Indah Plastik (SIP) bakal menggugat sejumlah pihak yang diyakini menjadi sumber penyebab bangkrutnya perusahaan plastik di Kudus tersebut. Gugatan ini untuk menjawab sengketa yang meruncing antara perusahaan dengan ratusan eks karyawan plastik itu.

Menurut kuasa hukum PT SIP Suharno mengatakan, salah satu pihak yang bakal digugat itu adalah M.Fauzi. Mantan direktur PT SIP itu adalah orang yang paling bertanggung jawab. Menurutnya, M. Fauzi dibalik sengekata yang merugikan PT SIP dan ratusan karyawannya.

“Selama dipercaya perusahaan sebagai direktur, M. Fauzi ini kerap mengeluarkan kebijakan kebijakan kontroversial yang merugikan karyawan,” jelasnya Suharno saat dihubungi, Rabu (20/3/2019).

Ia mengatakan, kebijakan tidak pro buruh inilah yang akhirnya memancing ketidakpuasan karyawan. Sehingga melahirkan gelombang demo berkepanjangan.

“Tak hanya itu, ada dugaan rupanya justru menunggangi demo para karyawan untuk kepentingan pribadi,” ungkapnnya.

Suharno mencium ada gelagat kuat dalang di balik demo yang berdampak buruk bagi reputasi perusahaan di mata klien. “Buntutnya, buyer dan penyuplai bahan baku menghentikan dan membatalkan order dan suplai kepada perusahaan. Karena sudah enggak ada buyer, perusahaan bangkrut,” tegasnya.

Lebih, lanjut menurutnya tak kurang dari Rp 17,6 miliar kerugian yang diderita PT SIP. Ini akibat gelombang demo para karyawan dan pembatalan pemesanan dari klien. 

“Celakanya, ketika perusahaan bangkrut, justru mantan direktur PT SIP itu berada di barisan terdepan sebagai penggugat PT SIP. Ini kan ada upaya pemutarbalikan fakta. Kami yang menjadi korban, justru kami yang dituding. Makanya, kami akan melawan,” jelasnya. 

Saat ini, PT SIP sudah menyiapkan draf gugatan kepada M. Fauzi selaku mantan direktur PT SIP. Dalam gugatan tersebut, dia menuntut M.Fauzi untuk memberikan ganti rugi materiil dan imateriil senilai Rp17,6 miliar.

Sementara itu, terkait perkembangan persidangan gugatan oleh M.Fauzi dan karyawan kepada PT SIP, Suharno berkeyakinan semua gugatan ditolak majelis hakim. “Atau setidak tidaknya, gugatan tidak dapat diterima karena cacat hukum,” tandasnya.

Sebelumnya, sebanyak 269 orang buruh PT Soloroda Indah Plastik (SIP) mengajukan gugatan Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) ke Pengadilan Negeri Semarang. Para buruh melalui kuasa hukumnya Daru Handoyo dan Lukis Asharyanto, mengajukan permintaan pesangon sesuai masa kerja, uang tunggu dan hak normatif lainnya sebesar Rp 16 miliar.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...