Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Audiensi Pasar Prapat Kudus Selesai, Kabid Pengelolaan Pasar: Dicoba Dulu, Baru Protes

0 105

MuriaNewsCom, Kudus – Proses audiensi puluhan pedagang Pasar Prapat dengan perwakilan Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar, Kudus telah selesai. Audiensi terkait penataan tersebut menghasilkan beberapa putusan.

Di antaranya, proses penempatan pedagang tetap sama seperti undian. Tidak ada perubahan dalam hal tersebut. Sedangkan untuk para pedagang yang memiliki dua atau lebih kios maupun los yang terpisah, akan dikoordinasikan lagi dengan pedagang-pedagang lain.

Zonasi pedagang juga akan tetap diterapkan pihak dinas. Jika tidak, akan ada beberapa pedagang yang merasa dirugikan. Keputusan ini dijelaskan langsung oleh  Kepala Bidang Pengelolaan Pasar, Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Andi Imam Santoso.

“Kasian kalau pakaian kecampur dengan ikan, nanti masalah lagi,” ujarnya.

Pihaknya mengharapkan para pedagang bisa mematuhi  kebijakan zonasi dan terlebih dahulu. Dirinya beranggapan, hal ini juga untuk kepentingan dan kebaikan  bersama.

“Dicoba dulu, baru protes,” tegasnya.

Sedangkan terkait masalah dua atau lebih kios maupun los dengan satu kepimilikan yang terpisah, bisa saling bertukar dan berkoordinasi dengan pedagang yang lain.

“Solusi awal sementara seperti itu,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Hani (35) salah satu pedagang daging, mengaku cukup kecewa dengan keputusan tersebut. Hanya, pihaknya akan mematuhi apa yang sudah ditetapkan bersama.

“Semoga ada penyelesaian yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan Wagini (65). Ia mengaku pasrah dengan keputusan yang diberikan dinas. Yang paling diinginkan  pihaknya adalah berjualan dengan layak dan nyaman.

“Bagaimanapun juga kami ikut kebijakan,” tandasnya.

Sementara Kepala Desa Mejobo, Abdul Haris menambahkan, pasar yang dibangun di tanah desa tersebut memang diperuntukkan untuk warga Desa Mejobo. Pasar dengan luas tanah 3.139 meter persegi serta luas bangunan 1.072,75 meter persegi tersebut dapat menampung 90 pedagang. Baik di los, kios, maupun lesehan.

“Jadi memang pasar tersebut diakomodasikan untuk masyarakat setempat dan dipastikan baik pedagang baru maupun lama, asalkan warga mejobo sendiri tetap mendapat tempat,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.