MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Polri Siap Hadapi Gugatan Keluarga Terduga Teroris yang Tewas di Klaten

0 1.004

MuriaNewsCom, Klaten – Polri menyatakan siap menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan keluarga terduga teroris Siyono, yang terbunuh pada proses penangkapan oleh Densus 88 Antiteror pada Maret 2016 lalu.

Kapolres Klaten AKBP Aroes Andhi, Senin (18/3/2019) mengatakan, pihaknya bersama Polda Jateng dan Mabes Polri telah menyiapkan jawaban terhadap gugaan praperadilan.

“Kami sudah menyiapkan jawaban terhadap materi yang diajukan oleh pemohon dalam hal ini Ibu Suratmi (istri Siyono) yang didampingi oleh kuasa hukumnya,” katanya dilansir Antara.

Ia memastikan kepolisian tetap profesional dalam proses penyidikan. Kapolres menyebut, jika pihaknya sudah mempunyai bukti maka proses penyelidikan akan terus dilakukan. Meski membutuhkan waktu yang lama.

“Mau 1-2 tahun bahkan sampai 10 tahun selama proses penyelidikan akan diteruskan. Meski demikian, proses ini bisa dihentikan selama alat bukti tidak mencukupi,” katanya.

Terkait dengan pengamanan jalannya sidang, dikatakannya, dari Polres Klaten menurunkan kurang lebih 140 personel.

“Dengan didukung sarana dan prasarana di antaranya metal detector dan kami menurunkan tim K-9. Tujuannya mengamankan pengunjung yang akan mengikuti jalannya sidang tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan meski pada kasus tersebut Polres Klaten bertindak sebagai termohon, untuk pengamanan tetap dilakukan secara optimal.

“Ini sudah kami komunikasikan dan menjadi permintaan dari pihak Pengadilan Negeri Klaten. Harapan kami jalannya sidang tertib dan pengunjung tidak bawa barang yang mengganggu jalannya sidang,” terangnya.

Menurut hukum acara, dikatakannya, proses persidangan bisa selesai dalam waktu tujuh hari. Ia mengatakan praperadilan adalah bagian dari kontrol masyarakat terhadap proses penegakan hukum yang dilakukan oleh Kepolisian NKRI.

Sementara itu, Kuasa Hukum keluarga Siyono, Trisno Rahardjo, mengatakan akan menghadirkan ahli, dalam hal ini dokter forensik yang pada saat itu melakukan autopsi terhadap Jenazah Siyono.

“Yang kami ingin dapatkan apakah ada tindak pidana. Itu titik poinnya yang ingin kami persoalkan agar jadi penyidikan. Siapa yang bertanggung jawab, pelaku, itu penyidikan. Kami melihat ini tidak dilakukan oleh penyidik Polres Klaten,” katanya.

 

Editor: Ali Muntoha
Sumber: Antara

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.