MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Diguyur Hujan, Turnamen Antar SSB U-11 di Grobogan Tetap Seru

0 130

MuriaNewsCom, Grobogan- Sebanyak 24 Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kabupaten Grobogan mengikuti turnamen sepak bola U-11 yang diselenggarakan Askab PSSI setempat. Turnamen yang dilangsungkan selama dua hari tersebut dibuka Sabtu (16/3/2019) di Stadion Krida Bhakti Purwodadi.

Pada hari pertama dipertandingkan babak penyisihan. Sedangkan pada hari kedua, Minggu (17/3/2019) digelar pertandingan babak 16 besar hingga laga final.

Pelaksanaan turnamen hari kedua sempat diwarnai guyuran hujan deras. Meski demikian, para pemain tetap tampil semangat untuk menjadi yang terbaik dalam ajang tersebut.

Hujan sempat berhenti menjelang laga final dan perebutan juara III yang dilangsungkan dalam waktu bersamaan. Dalam turnamen ini, lapangan utama dibagi menjadi dua karena pertandingannya diperuntukkan untuk anak-anak.

Pada partai final, tim Rantai Baja Purwodadi berhasil keluar jadi juara setelah menang 2-1 dari Putra Menduran, Kecamatan Brati. Sedangkan dalam perebutan juara III, tim Putra Rajawali Desa Tambahrejo, Kecamatan Wirosari berhasil mengalahkan tim Tunas Mekar dari Desa Jambon, Kecamatan Pulokulon.

Bendahara Askab PSSI Grobogan Agus Dwi Priyanto menyatakan, melalui turnamen itu bisa diketahui jika saat ini cukup banyak bibit muda yang bisa diandalkan dalam cabang sepak bola. Dengan kondisi itu diharapkan dalam masa mendatang bisa muncul bintang sepak bola hebat dari Grobogan.

“Seperti kita tahu, dulu ada pesepabola hebat dari Grobogan, salah satunya Tugiyo. Kemudian, kita juga punya Ravi Murdianto, mantan kiper timnas U-19 yang berasal dari Kecamatan Tegowanu. Kita harapkan, dari turnamen ini nanti bisa muncul bibit potensial yang bisa membawa kebanggaan bagi masyarakat Grobogan,” katanya.

Menurutnya, untuk bisa memunculkan pesepakbola handal, salah satunya adalah memberikan kesempatan sebanyak mungkin pada anak usia dini untuk bertanding. Untuk itu, upaya yang harus dilakukan adalah lebih sering menggelar kejuaraan atau turnamen sepak bola usia dini bagi berbagai kelompok umur.

Hal itu diperlukan agar para bibit muda itu punya kesempatan menambah jam terbang dan menimba pengalaman. Selain itu, dari kejuaraan itu bisa digunakan sebagai sarana untuk memantau bibit muda yang punya talenta.

”Selama ini, turnamen bola di tingkat lokal masih minim. Baik untuk anak-anak, remaja dan dewasa. Khusus untuk turnamenusia dini, kami ingin lebih sering digelar karena melalui turnamen para pemain muda juga akan punya kesempatan untuk mendapatkan pendidikan karakter dan mental,” kata anggota DPRD Grobogan itu.

 

Editor: Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.