MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Slank dan Letto Ajak Cuekin yang Suka Nebar Energi Negatif

0 801

MuriaNewsCom, Semarang- Suasana pusat Kota Semarang Minggu (17/3/2019) penuh dengan ratusan ribu warga dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Mereka bersama-sama mengumandangkan semangat bersatu dalam Apel Kebangsaan “Kita Merah Putih”.

Terlebih para artis nasional ikut menyemarakkan kegiatan ini. Seperti Slank, Letto, maupun pedangdut yang lagi tenar Nella Kharisma.

Slank yang tampil sebagai pamungkas, juga menyerukan kepada warga agar tak meladeni orang-orang yang suka menebar energi negatif.

Slank berduet dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dari atas panggung mereka menggerakkan para Slankers dan seluruh masyarakat yang hadir agar jangan main-main dengan jempolnya.

Sekitar 10 lagu dibawakan. Di sela-sela menyanyi, tak henti-hentinya Kaka dan Bimbim, menyuarakan perdamaian, persatuan dan gerakan menendang hoaks. “Yang jempolnya tidak disekolahkan, yang selalu ngasih energi negatif, yang selalu nge-hoaks, jangan diladenin!” kata Kaka.

Penampilan Slank yang memukau itu ditambah heboh oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen yang naik panggung. Mereka kompak menyanyikan lagu “Ku Tak Bisa.”

Penampilan Letto dalam Apel Kebangsaan Kita Merah Putih di Semarang. (MuriaNewsCom)

Hal yang sama juga didengungkan Letto yang tampil perdana dalam Apel Kebangsaan itu. Di sela menyanyikan lagu Noe Sabrang Mowo Panuluh) sang vokalis, membangkitkan semangat kebangsaan para penonton. Menurut Noe, menyanyi adalah salah satu upayanya merawat kewarasan berbangsa.

“Sehat, waras? Semoga mulai hari ini kita tambah sehat, ora gendeng. Kita nyanyi untuk Indonesia dan tunjukkan kita semua bersaudara,” kata Noe.

Sebelum melanjutkan pada lagu kedua, Noe kembali berpesan bahwa sangat tidak layak menjadikan sesama warga Indonesia sebagai musuh. Perbedaan sudah menjadi kemutlakan di Tanah Air. Namun, yang jadi musuh Indonesia adalah ketidakwarasan.

“Musuh kita bukanlah saudara kita, musuh kita bukanlah sesama warga Indonesia. Musuh kita adalah kebodohan, ketidakwarasan, musuh kita adalah kekerdilan,” katanya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menegaskan, acara Apel Kebangsaan Kita Merah Putih ini merupakan suara persaudaraan dan persatuan yang dikirim dari Jateng untuk Indonesia. “Pesannya adalah pesan persatuan dan kesatuan Pesan perdamaian. Pesannya adalah pesan anti-hoaks,” katanya.

Selain itu, Ganjar juga berpesan agar seluruh masyarakat menjaga akal sehat dan kebersihan hati. Karena bermodal itu, upaya memecah belah bangsa mampu diatasi dan kemajuan Bangsa Indonesia bisa diraih.

“Gunakan akal sehat kita gunakan pikiran kita. Gunakan kejernihan hati kita. Ingat mulutmu harimaumu, jarimu bisa jadi harimaumu. Mari kita jaga apapun perbedaannya kita mesti harus bersatu. Ini yang kita mau apel Kebangsaan ini untuk mengingatkan kita semua Republik ini lahir karena berdarah-darah mari kita jaga, jangan sampai terpecah karena fitnah,” katanya.(lhr)

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.