MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Suami Pembunuh Istri di Lambangan Kudus Diancam 15 Tahun Penjara

0 193

MuriaNewsCom, Kudus – Sugeng, suami sekaligus pelaku pembunhan Dewi Murtosiyah terancam lima belas tahun penjara. Ia diancam pasal 44 ayat 3 undang-undang PKDRT hingga mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

”Ancamannya lima belas tahun penjara. Hari ini juga sudah direkonstruksi,” kata Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Rismanto.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Sugeng yang didatangkan langsung ke rumah sekaligus Tempat Kejadian Perkara (TKP) dikawal banyak petugas. Begitu sampai ia pun sempat bersujud di kaki sang ibu yang sudah menunggu di lokasi kejadian. Ia bahkan sempat meminta maaf atas apa yang dilakukan.

Setelah bersujud, ia pun memperagakan 20 reka adegan yang dilakukannya di depan tim penyidik Polres Kudus serta  perwakilan jaksa dari Pengadilan Negeri Kudus. Ke-20 reka adegan tersebut berdasarkan keterangan pelaku saat kejadian kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan pembunuhan pada tanggal 8 dan 9 Febuari 2019 lalu.

Mulai dari cekcok hingga pemeriksaan saksi-saksi direkonstruksikan. Belasan saksi dihadirkan dalam rekonstruksi tersebut.

Sugeng suami sekaligus pelaku pembunuhan Dewi Murtosiyah melakukan reka adegang yang digelar Polres Kudus. (MuriaNewsCom/Anggara Jiwandhana)

AKP Rismanto menyatakan jika rekonstruksi sudah sesuai dengan pernyataan tersangka. Tidak ada sanggahan ataupun penambahan adegan yang baru terungkap saat rekonstruksi.

“Semua sudah sesuai keterangan tersangka,” terangnya.

Dari hasil penyidikan yang telah dilaksanakan hingga saat ini, Rismanto menyimpulkan jika pelaku memang secara spontan membunuh korban yang juga istrinya tersebut. Faktor ekonomi dan emosional tersangka adalah penyebab Sugeng membunuh Dewi.

Rismanto merinci, Tersangka (Sugeng) memang sebelumnya membiayai persalinan Dewi secara sesar dan menghabiskan biaya belasan juta rupiah. Selain itu, faktor internal keluarga juga jadi penyebabnya.

“Murni Spontan, tidak ada tanda-tanda perencanaan,” terangnya.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.