MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

20 Adegan Diperagakan dalam Rekonstruksi Suami Bunuh Istri di Lambangan Kudus

0 436

MuriaNewsCom, Kudus – Rekonstruksi pembunuhan yang menimpa seorang ibu rumah tangga bernama Dewi Murtosiyah (22) yang terjadi di Kabupaten Kudus tepatnya di Desa Lambangan, Kecamatan Undaan pada 9 Febuari lalu, telah digelar oleh Polres Kudus. Kegiatan tersebut digelar di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni di rumah tersangka Sugeng di Desa Lambangan Undaan, Kamis (14/3/2019) siang.

Sugeng (tersangka) didatangkan langsung ke TKP dan sempat bersujud dihadapan ibunya yang menunggu di rumah (TKP). Tercatat 20 reka adegan dilakoni oleh Sugeng di depan tim penyidik Polres Kudus serta  perwakilan jaksa dari Pengadilan Negeri Kudus.

Ke-20 reka adegan didasari pada keterangan pelaku saat kejadian kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan pembunuhan pada tanggal 8 dan 9 Febuari 2019 lalu. Mulai dari cekcok hingga pemeriksaan saksi-saksi direkonstruksikan. Belasan saksi dihadirkan dalam rekonstruksi tersebut.

Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Rismanto menyatakan jika rekonstruksi sudah sesuai dengan pernyataan tersangka. Tidak ada sanggahan ataupun penambahan adegan yang baru terungkap saat rekonstruksi.

“Semua sudah sesuai keterangan tersangka,” terangnya.

Dari hasil penyidikan yang telah dilaksanakan hingga saat ini, Rismanto menyimpulkan jika pelaku memang secara spontan membunuh korban yang juga istrinya tersebut. Faktor ekonomi dan emosional tersangka adalah penyebab Sugeng membunuh Dewi.

Rismanto merinci, tersangka (Sugeng) memang sebelumnya membiayai persalinan Dewi secara sesar dan menghabiskan biaya belasan juta rupiah. Selain itu, faktor internal keluarga juga jadi penyebabnya.

“Murni Spontan, tidak ada tanda-tanda perencanaan,” terangnya.

Sementara itu, Sugeng mengaku menyesal telah membunuh istrinya sendiri. Dirinya mengakui tersulut emosi saat Dewi (korban) mulai sering menyuruhnya untuk membantu mengurusi anak dan pekerjaan rumah lainnya.

“Saya menyesal dan seharusnya tidak melakukan itu,” ujarnya.

Karna kejadian tersebut, Sugeng yang sudah diamankan pihak kepolisian akan diancam dengan pasal 44 ayat 3 undang-undang PKDRT dengan waktu kurungan limabelas tahun penjara.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.