MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Disdukcapil Pastikan KIA Tak Jadi Syarat Masuk Sekolah di Kudus

0 214

MuriaNewsCom, Kudus – Plt Kepala Dinas Pencatatan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kudus Putut Winarno memastikan, tidak ada aturan yang mewajibkan pendaftar sekolah untuk melampirkan kartu identitas anak (KIA) sebagai syarat administrasi masuk sekolah. Sebagai langkah tindak lanjut, pihaknya akan mengajukan surat kepada Dinas Pendidikan terkait hal ini.

“Sesegera mungkin, supaya nanti tidak ada yang simpang siur,” ujarnya.

Surat edaran yang ditujukan ke Disdikpora diharapkan Putut bisa diteruskan pihak dinas dan diinformasikan ke setiap sekolah yang ada di Kabupaten Kudus. Hal ini dilakukan supaya masyarakat tidak semakin resah dengan adanya informasi yang terlanjur menyebar lewat pesan broadcast dan di media sosial terkait hal tersebut.

“Ini sebagai klarifikasi sekalian terkait hal tersebut, KIA bukan sebagai syarat daftar sekolah,” jelasnya.

Beredarnya isu terkait KIA yang akan dipergunakan untuk daftar sekolah memang membuat permintaan cetak KIA di Kabupaten Kudus mengalami peningkatan. Kenaikan grafik ini terus terjadi mulai akhir Januari lalu hingga sekarang.

Sebelumnya jumlah pemohon tiap harinya hanya berjumlah seratusan saja. Namun kini, dalam sehari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kudus bisa melayani permohonan hingga 500 pemohon.

Hal tersebut pun berimbas pada pelayanan. Disdukcapil yang tadinya bisa melayani cetak sehari jadi, kini terpaksa harus memberi tenggang waktu. Tenggang waktu yang diberikan hingga seminggu.

”Blangko sebanyak 29 ribu yang diberikan pusat untuk stimulan kini sudah menipis,” rincinya.

KIA sendiri diperuntukkan bagi anak yang dalam rentang usia 0 tahun hingga 17 tahun. Kepemilikan KIA ini sejatinya digunakan untuk memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara.

“Sedangkan kegunaan KIA untuk daftar sekolah belum ada aturannya,” tandasnya.

Di dalam KIA, tercantum nama anak, nomor akta, NIK, dan foto. Formatnya tidak jauh beda sama E-KTP. Bedanya hanya ada nama kepala keluarga. Terkait masa berlakukanya, KIA dibagi dua golongan usia. Yakni 0-5 tahun dan 5-17 tahun.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.