MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Disertakan dalam Pameran, Buku Karya Asosiasi Guru Penulis Grobogan Bikin Bangga Pengunjung

0 209

MuriaNewsCom, Grobogan – Pameran buku dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-293 Kabupaten Grobogan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah setempat mendapat sambutan hangat dari masyarakat, khususnya para pelajar. Pameran buku yang berlangsung di gedung Wisuda Budaya Purwodadi dibuka secara resmi oleh Asisten II Pemkab Grobogan Ahmadi Widodo, Rabu (13/3/2019). Pemeran rencananya akan dilangsungkan hingga 20 Maret mendatang.

Pembukaan pameran tersebut ditandai dengan dijebolnya tembok dari kertas “Tembok Kebodohan”. Tembok kertas tersebut ditusuk dengan pulpen besar hingga berlubang. “Buku adalah jendela wawasan dunia, sumber ilmu dan menghapuskan kebodohan. Kami harap adanya pameran ini, minat baca masyarkat bisa bertumbuh dan gerakan literasi di dunia pendidikan semakin berkembang, sehingga tak ada lagi kebodohan,” ujar Ahmadi Wiodo.

Usai acara pembukaan, para pengunjung yang kebanyakan pelajar langsung menyerbu lokasi pameran. Diantara belasan stand yang ada, stand Asosiasi Guru Penulis Grobogan (AGPG) tampak cukup ramai didatangi pelajar.

Dalam stand berukuran sekitar 5×2 meter ini ada puluhan buku yang dipajang. Buku dengan berbagai judul ini merupakan hasil karya anggota AGPG yang beberapa waktu sebelumnya sudah mengikuti pelatihan menulis buku.

Para guru yang menjadi penulis sebagian buku berfoto bersama saat pameran. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sejumlah pelajar tampak bangga saat melihat buku yang ada di stand AGPG. Soalnya, buku yang dipegang kebetulan hasil karya guru di sekolahnya.

“Wah, buku ini bagus. Ternyata, buku ini penulisnya adalah guruku,” kata beberapa pelajar SMP saat ada di stand AGPG.

Ketua AGPG Titiek Soetirahajoe mengatakan, pihaknya sengaja mengikuti pameran itu untuk memberikan motivasi pada siswa, guru, atau masyarakat lainnya agar bisa berkarya lewat tulisan. Menurutnya, untuk membuat karya buku sendiri tidak begitu sulit asalkan ada kemauan dan mau mencobanya.

“Sebelumnya, kami juga merasa berat untuk menulis buku. Setelah punya kemauan dan ikut pelatihan, akhirnya ada ratusan guru yang bisa membuat karya buku. Dari sinilah, kami ingin memotivasi, siswa-siswa, guru-guru atau bahkan warga Grobogan untuk menulis dan berkarya membuat buku sendiri,” kata guru di SMPN 1 Grobogan itu.

Di samping itu, adanya pameran buku tersebut, diharapkan dapat meningkatkan minat baca dan budaya literasi pada masyarakat, khususnya siswa. Jika sudah terbiasa membaca buku, nantinya akan lebih mudah untuk memulai sebuah tulisan hingga membuat buku.

“Untuk bisa menulis, memang butuh banyak penguasaan materi. Salah satunya adalah dengan banyak membaca buku,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.