MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sepatu Keren yang Ditenteng Ganjar Ini Ternyata dari Limbah Kresek

0 678

MuriaNewsCom, Batang- Sebuah sepatu bergaya wedges berkelir hitam memikat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Sepatu bermotif unik membuat Ganjar penasaran, karena sepatu itu dibuat dari limbah plastik kresek.

Sepasang sepatu ini ‘ditemukan’ Ganjar saat mengunjungi stan-stan dalam Musrembangwil se-Eks Karesidenan Pekalongan, di Kabupaten Batang, Rabu (13/3/2019). Dalam stan-stan ini memang dipamerkan berbagai produk unggulan dari wilayah eks-Karesidenan Pekalongan.

Sepatu itu merupakan kerajinan tangan dari Kota Tegal. Ganjar menyadari keunikan sepatu itu saat didekati petugas stan bernama Ridki Diah Titisari. Diah memamerkan pada Ganjar, jika produk yang ditentengnya itu terbuat dari limbah dari plastik.

Dan ternyata tak hanya sepatu, ada juga dompet, replika mobil-mobilan, dan replika perahu pinisi yang terbuat dari limbah kertas.

Diah menyebut, aneka produk dari limbah plastik tersebut dikelola oleh warga bernama Nurlaelatul Aqifah. Sehari-hari, Nurlaela memproduksi aneka kerajinan dari limbah plastik, limbah koran, pelepah pisang, ring gelas plastik dan sebagainya.

“Limbah-limbah itu diolah menjadi kerajinan. Harganya mulai Rp 85.000 sampai jutaan rupiah,” kata dia.

Penampakan sepatu cantik berbahan limbah plastik yang dipromosikan Ganjar Pranowo. (MuriaNewsCom)

Bahkan produk-produk olahan dari limbah plastik tersebut pernah menjuarai ajang Kreanova tingkat Provinsi Jateng pada 2017 lalu.

“Pemasaran kami lakukan secara online. Jadi pembeli banyak dari luar kota bahkan ada beberapa yang dari luar negeri,” ungkapnya.

Melihat hal itu, Ganjar langsung mengambil produk-produk tersebut. Penasaran, dia memegang dan meraba sepatu serta tas yang dipajang untuk memastikan produk itu benar terbuat dari limbah plastik.

Beberapa pejabat lain yang mendampingi Ganjar, seperti Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, Sekda Jateng Sri Puryono, dan para kepala daerah juga ikut memegang produk-produk dari limbah plastik itu karena penasaran.

“Ini menarik, ini dari plastik kresek lho. Ternyata limbah plastik bisa dibuat barang-barang seindah ini. Ini harus ditiru semua daerah, untuk mengurangi sampah plastik yang semakin besar dan juga meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Ganjar.

Ganjar menyebut, kampanye pengurangan sampah plastik ternyata dapat juga dilakukan melalui kreativitas. Yakni dengan menyulap limbah-limbah palstik yang biasa jadi sampah, menjadi produk bernilai tinggi.

“Melihat hal ini, maka persoalan reduce and recycle sampah plastik di masyarakat sudah berjalan. Ini cara yang kreatif yang bisa kita kembangkan dan kita akomodasi sehingga yang lain bisa meniru dan membuat produk-produk serupa agar persoalan sampah plastik bisa dikurangi,” terang Ganjar.

Selain produk dari limbah plastik, berbagai produk unggulan juga ditampilkan. Menurut Ganjar, acara Musrenbangwil memang dikonsep pula sebagai ajang bagi masyarakat memamerkan produk mereka.

“Maka nanti dapat dilihat, produk mana yang memang berkualitas, apakah kualitasnya di pasar tradisional, swalayan, nasional atau ekspor. Kami minta agar semua data diserahkan ke kami untuk kemudian kami list dan jual ke dunia internasional,” pungkasnya.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.