Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Cegah Pegawai Bolos, Pemkab Kudus Berlakukan Surat Izin Keluar Kantor

0 304

MuriaNewsCom, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus akan memperhatikan secara khusus kedisiplinan dari para pegawai pemerintahannya, baik di lingkungkan Pemkab maupun Pemdes. Pemberlakuan surat izin keluar kantorpun dicanangkan guna mencegah para pegawai berseliweran tanpa keterangan di luar kantor pada jam kerja.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Wakil Bupati Kudus, HM Hartopo, Rabu, (12/3/2019) pagi di Aula Pendopo Kabupaten Kudus. Ia menjelaskan saat ini tengah menyoroti kedisiplinan para pegawainya baik di lingkup kabupaten maupun swasta.

“Saya tidak ingin kedisiplinan semakin menurun,” ujarnya.

Pelayanan dan jam efektif kantor juga akan mendapat prioritas dalam penegakan kedisiplinan di kalangan pegawai. Hal ini dikarenakan banyaknya aduan masyarakat terkait kurang maksimalnya jam pelayanan. Terutama pada pelayanan Pemdes.

“Sambil jalan, hanya sementara kami prioritaskan yang pusat-pusat dulu, baru setelahnya, merambah ke sana (desa),” jelasnya.

Pihaknya juga meminta bantuan kepada masyarakat untuk melaporkan jika ditemukan adanya pegawai pemerintahan yang melanggar kedisiplinan. Seperti keluar saat jam kerja dan hal lain terkait pelayanan.

Pengawasan internal yang sudah ada dalam tugas pokok dan fungsi tersebut diharapkan mampu memperbaiki kinerja pegawai pemerintah maupun kualitas sumber daya manusia mereka.

“Silahkan adukan ke saya kalau ada yang melanggar,” tandasnya.

Hartopo sendiri diketahui kerap melakukan sidak dadakan pagi hari di lingkungan OPD dan kerap memergoki beberapa pegawai telambat apel ataupun tidak mengikuti apel. Alhasil, pihak terkait mendapat teguran dan wajib membuat nota dinas terkait kedisiplinan.

Sanksi tegas berupa diberhentikan juga akan diterapkan jika pihak terkait, dalam hal ini pegawai pemerintahan, melanggar kedisiplinan berat sebanyak dua sampai tiga kali. Dengan rincian, dua kali peringatan untuk pegawai honorer dan tiga kali untuk pegawai negeri sipil.

Terpisah, Camat Kota Catur Widiyatno menyatakan jika pelayanan di kantor yang dia pimpin masih dalam taraf disiplin. Hingga kini, belum ada pegawainya yang ketahuan membolos di jam kerja. Jika ada, biasanya pergi sebentar untuk keperluan mendesak.

“Karena kami selalu tekankan disiplin dalam bekerja,” tandasnya

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.