MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pemkab Jepara Didesak Kembali Perjuangkan Gelar Pahlawan Ratu Kalinyamat

0 98

MuriaNewsCom, Jepara- Masyarakat Jepara meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pmekab) Jepara untuk kembali mengajukan gelar Pahlawan Nasional untuk Ratu Kalinyamat. Tokoh perempuan di Jepara ini dianggap layak mendapatkan gelar tersebut, karena sepak terjangnya di masa lampau.

Sebelumnya, pada tahun 2005 Pemkab Jepara pernah mengajukan permohonan gelar ini, namun tidak direspon pemerintah pusat.

Permintaan itu tercetus dalam forum grup discusion (FGD) yang digelar, di Aula RM Maribu Jepara, Minggu-Senin (10-11/03/2019).

Hadir sejumlah tokoh sejarawan Jepara, guru sejarah dan tokoh masyarakat terkait. Dua orang narasumber dihadirkan dalam FGD ini, masing-masing Hadi Priyanto (penulis buku Ratu Kalinyamat) dan Sutarya (Dosen Unisnu Jepara).

Hisyam Zamroni, salah satu pengamat sejarah Jepara, menyatakan Ratu Kalinyamat adalah sebuah tokoh nyata dan pernah ada. Keberadaannya bukan sekadar legenda ataupun dogeng semata. Banyak catatan sejarah yang sudah membuktikan eksistensi Ratu Kalinyamat.

Peninggalan Ratu Kalinyamat juga ada, dan diyakini oleh masyarakat Jepara. Di Desa Kalinyamatan, Jepara, ada taman kaputren,yang diyakini masyarakat merupakan milik Ratu Kalinyamat.

Kepemimpinannya juga tidak perlu diragukan lagi. Sebagai ratu, Kalinyamat pernah memimpin penyerangan Portugis ke Batavia.

“Jangan pernah meragukan lagi soal keberadaan Ratu Kalinyamat. Beliau bukan tokoh fiksi atau dongengan semata. Beliau ada, dan ada bukti-bukti sahih mengenai hal ini. Baik berupa literature dan artefak-artefak sejarahnya,” ujar Hisam Zamroni.

Sementara itu, Hadi Priyanto menyatakan, Ratu Kalinyamat layak mendapatkan gelar Pahlawan Nasional.  Selain pernah melawan Portugis di Batavia, Ratu Kalinyamat selalu memberikan bantuannya bagi kerajaan lain yang tengah menghadapi Portugis.

Penulis buku ‘Ratu Kalinyamat’ ini berharap agar Pemkab Jepara bisa kembali mengupayakan gelar Pahlawan Nasional ini bagi Ratu Kalinyamat. FGD yang digelar secara jelas telah memberikan rekomendasi ke Pemkab Jepara untuk melakukan hal itu.

“Ada beberapa poin yang dicapai dalam FGD ini, di luar pengusulan kembali gelar Pahlawan Nasional untuk Kalinyamat. Di antaranya memperbaiki naskah akademik tentang Ratu Kalinyamat yang sudah pernah dibuat. Masukan-masukan dalam FGD bisa ditindaklanjuti untuk kepentingan ini,” pungkasnya.

 

Editor: Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.